
Bingung Bertahan atau Resign? Ini Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Mengambil Keputusan
VakansiInfo, Jakarta – Memiliki pekerjaan yang menjadi impian banyak orang tidak selalu berarti seseorang merasa nyaman menjalaninya. Ada kalanya pekerjaan yang berhasil diraih setelah melalui perjuangan justru membuat seseorang bertanya-tanya apakah dirinya berada di tempat yang tepat.
Kondisi tersebut dialami seorang perempuan berusia 22 tahun yang bekerja sebagai karyawan swasta. Ia merasa tidak memiliki kompetensi yang cukup di tempat kerjanya dan merasa pekerjaan tersebut bukan passion-nya.
Setiap berangkat bekerja, ia bahkan kerap merasa bingung mengenai apa yang harus dikerjakan. Keinginan untuk pindah kerja pun muncul. Namun, keputusan tersebut tidak mudah karena pekerjaan yang dimilikinya saat ini merupakan posisi yang menjadi impian banyak orang.
Selain harus melalui perjuangan untuk mendapatkannya, pekerjaan tersebut juga memberikan penghasilan yang dinilai sudah sangat mencukupi.
Lantas, apa yang perlu dipertimbangkan ketika seseorang berada dalam situasi seperti ini?
Bedakan Tidak Mampu dan Tidak Sesuai Passion
Pijar Psikologi menyarankan agar seseorang terlebih dahulu mencari tahu persoalan utama yang membuatnya tidak nyaman dengan pekerjaan.
Pertanyaan pertama yang perlu dijawab adalah apakah rasa tidak nyaman muncul karena merasa tidak mampu mengerjakan pekerjaan tersebut atau karena pekerjaan itu memang tidak sesuai dengan passion.
Jika persoalannya adalah kemampuan, perlu dipertimbangkan apakah kompetensi tersebut sebenarnya masih dapat dipelajari dan dikuasai seiring berjalannya waktu.
Dengan kata lain, perasaan belum mampu tidak selalu berarti seseorang benar-benar tidak memiliki kompetensi. Ada kemampuan yang memang membutuhkan proses belajar, pengalaman, dan waktu untuk berkembang.
Tentukan Prioritas Saat Ini
Pertimbangan berikutnya adalah mengetahui apa yang menjadi prioritas.
Apakah yang sedang dicari adalah penghasilan yang pasti atau pekerjaan yang lebih sesuai dengan passion?
Ketika pendapatan yang stabil menjadi prioritas utama, seseorang mungkin perlu mempertimbangkan kembali konsekuensi jika meninggalkan pekerjaan yang saat ini memberikan keamanan finansial.
Sebaliknya, jika kepuasan terhadap bidang pekerjaan menjadi sesuatu yang ingin dikejar, diperlukan perencanaan agar perpindahan tersebut tidak dilakukan secara terburu-buru.
Benarkah Ini Passion yang Diinginkan?
Hal lain yang tidak kalah penting adalah memastikan bahwa passion yang ingin dikejar memang sudah benar-benar dikenali.
Pijar Psikologi mengingatkan bahwa keinginan untuk mengejar passion terkadang juga dapat muncul sebagai bentuk pelarian ketika seseorang merasa tidak cocok dengan pekerjaan yang sedang dijalani.
Karena itu, sebelum mengambil keputusan besar, seseorang perlu mengenali kembali apa yang sebenarnya ingin dilakukan dan alasan di balik keinginan tersebut.
Buat Perbandingan Sebelum Mengambil Keputusan
Untuk membantu mengambil keputusan, seseorang dapat membuat daftar mengenai keuntungan, kerugian, serta risiko dari setiap pilihan.
Jika memilih tetap bekerja, keuntungan yang bisa dipertimbangkan antara lain mendapatkan penghasilan yang pasti. Sementara itu, hal yang perlu diperhatikan adalah perasaan tidak mampu atau ketidaksesuaian dengan pekerjaan.
Langkah yang dapat dilakukan antara lain meningkatkan kompetensi dan mencari aktivitas lain yang memberikan kepuasan di luar pekerjaan.
Sementara itu, jika ingin mencari pekerjaan yang lebih sesuai dengan passion, seseorang perlu mempertimbangkan tantangan seperti masih harus mencari pekerjaan baru, membuat rencana yang jelas, serta mempersiapkan diri apabila penghasilan yang diperoleh nantinya belum sesuai harapan.
Passion Tidak Selalu Berarti Harus Resign
Mengikuti passion juga tidak selalu berarti seseorang harus segera meninggalkan pekerjaan.
Ada banyak cara untuk mengembangkan ketertarikan terhadap bidang tertentu. Orang yang menyukai make up, misalnya, dapat membuat konten atau vlog. Mereka yang menyukai memasak dapat mengembangkan usaha kuliner atau catering. Sementara mereka yang menyukai traveling dapat mencoba membuat blog, buku, atau usaha perjalanan.
Artinya, pekerjaan utama dan passion tidak selalu harus berada di tempat yang sama.
Jika masih mengalami kesulitan menentukan pilihan, berdiskusi dengan orang tua, teman, atau orang yang dipercaya juga dapat membantu melihat persoalan dari sudut pandang yang lebih luas.
Pada akhirnya, tidak ada satu pilihan yang berlaku sama untuk semua orang. Yang penting adalah memahami alasan di balik keputusan, menghitung risikonya, serta menyiapkan langkah secara realistis.
Bagi seseorang yang masih berusia muda, proses mencoba, belajar, dan mengenali diri sendiri juga merupakan bagian dari perjalanan karier. (Fai)



