Frisian Flag Dorong UMK Kuliner Naik Kelas lewat Edukasi Keamanan Pangan dan Kreasi Produk
3 mins read

Frisian Flag Dorong UMK Kuliner Naik Kelas lewat Edukasi Keamanan Pangan dan Kreasi Produk

VakansiInfo, Jakarta – Usaha kuliner yang dimulai dari dapur rumah berpeluang berkembang menjadi sumber penghasilan keluarga. Untuk mendukung potensi tersebut, PT Frisian Flag Indonesia (FFI) memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) kuliner melalui edukasi keamanan pangan, gizi, dan kreativitas produk.

Upaya ini dilakukan melalui kegiatan Frisian Flag Sapa UMK dengan menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen FFI dalam mendukung pengembangan usaha kuliner rumahan melalui program Sapa UMK dan Usaha Merdeka Legendary.

Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro, mengatakan pelaku UMK membutuhkan dukungan pengetahuan dan keterampilan agar dapat meningkatkan kualitas produk serta mengembangkan usahanya.

“Kami percaya banyak usaha kuliner berawal dari dapur rumah. Melalui Usaha Merdeka Legendary, Frisian Flag Indonesia ingin terus mendukung para pelaku UMK untuk mengembangkan usahanya melalui kreativitas, sekaligus memahami pentingnya keamanan pangan dan gizi,” ujar Andrew.

Bekali Pelaku Usaha dengan Pengetahuan Keamanan Pangan

Melalui kolaborasi dengan BPOM, pelaku UMK mendapatkan pemahaman mengenai praktik keamanan pangan, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, penyimpanan, hingga penyajian.

Baca Juga  Frisian Flag Indonesia Dukung Program Makan Bergizi Gratis Melalui Kolaborasi dan Produk Susu Bergizi

FFI juga berpartisipasi dalam Program Orang Tua Angkat (OTA) Pemberdayaan UMK Pangan Olahan yang diinisiasi BPOM. Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui edukasi dan pendampingan.

Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan BPOM, Anisyah, mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia berharap kegiatan Sapa UMK dari FFI dan Sapa Semesta dari BPOM dapat membantu pelaku usaha memahami serta menerapkan standar keamanan pangan untuk menghasilkan produk yang aman dan berkualitas.

Selain keamanan pangan, FFI bersama UNSIKA turut memberikan perspektif mengenai pentingnya memperhatikan nilai gizi dalam pengembangan produk kuliner.

Dekan FIKES UNSIKA, Dr. Al Mukhlas Fikri, S.Gz., M.Si., CIQnR, menyampaikan bahwa kreativitas perlu berjalan seiring dengan perhatian terhadap keamanan dan nilai gizi agar usaha kuliner dapat berkembang secara berkelanjutan.

Demo Kreasi Kuliner Bersama Chef Dimas

Untuk memperkaya inspirasi peserta, FFI menggelar demo kreasi kuliner bersama Chef Dimas. Kegiatan ini melibatkan ratusan perwakilan pelaku UMK dan komunitas Natural Cooking Club (NCC), yang beranggotakan pecinta kuliner serta pengusaha kuliner rumahan.

Baca Juga  Frisian Flag Indonesia Beri Kesempatan Kerja Penyandang Disabilitas, Dukung Budaya Inklusif di Lingkungan Kerja

Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan ide untuk mengembangkan berbagai kreasi pangan olahan yang dapat diterapkan dalam kegiatan usaha.

Produk Frisian Flag, seperti kental manis, susu cair, susu bubuk, dan keju, turut diperkenalkan sebagai bahan untuk beragam kreasi kuliner. FFI mendorong pelaku usaha terus berinovasi sambil menjaga kualitas produk dan memperhatikan keamanan pangan.

Melalui Usaha Merdeka Legendary, FFI berharap pelaku UMK semakin mampu mengembangkan usaha dari rumah menjadi bisnis yang mandiri dan berdaya saing. Kolaborasi antara industri, pemerintah, akademisi, dan komunitas diharapkan dapat mendukung pertumbuhan usaha kuliner secara berkelanjutan. (Fai)

About The Author