Como Bantai Lens 9-1 di Liga Champions, Hattrick Douvikas Jadi Sorotan
4 mins read

Como Bantai Lens 9-1 di Liga Champions, Hattrick Douvikas Jadi Sorotan

VakansiInfo – Como 1907 menciptakan kejutan besar dalam lanjutan League Phase Liga Champions 2026/2027. Bertandang ke markas RC Lens di Stade Bollaert-Delelis, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB, klub asal Italia tersebut tampil menggila dengan meraih kemenangan telak 9-1.

Anastasios Douvikas menjadi pusat perhatian setelah mencetak tiga gol alias hattrick. Sementara itu, tujuh pemain Como lainnya turut memberikan kontribusi dalam pesta gol yang membuat publik tuan rumah terdiam.

Kemenangan besar ini sekaligus menjadi bukti ketajaman lini serang Como di bawah arahan Cesc Fabregas. Mereka tampil percaya diri, agresif, dan mampu memanfaatkan setiap celah di lini pertahanan Lens.

Douvikas Buka Pesta Gol Como

Como langsung menunjukkan ambisinya sejak menit awal pertandingan. Tim tamu tidak memberikan banyak kesempatan kepada Lens untuk mengembangkan permainan.

Gol pembuka tercipta pada menit ketujuh. Anastasios Douvikas sukses memanfaatkan situasi sepak pojok untuk membawa Como unggul 1-0.

Lens berusaha memberikan perlawanan dan meningkatkan intensitas serangan. Namun, koordinasi lini belakang mereka justru beberapa kali terlihat kewalahan menghadapi pergerakan pemain Como.

Douvikas kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-32 setelah memaksimalkan umpan Álex Valle.

Dominasi Como semakin terlihat ketika Nico Paz mencetak gol ketiga pada menit ke-40. Skor 3-0 bertahan hingga turun minum.

Enam Gol Tambahan, Lens Tak Mampu Bangkit

Memasuki babak kedua, Como sama sekali tidak mengendurkan tekanan. Mereka justru semakin leluasa membongkar pertahanan tuan rumah.

Baca Juga  Matheus Cunha Cetak Dua Gol, Manchester United Tekuk Roma 3-2

Lucas Da Cunha langsung memperlebar keunggulan menjadi 4-0 pada menit ke-47.

Enam menit berselang, Marc-Oliver Kempf mencetak gol kelima melalui sundulan. Pesta gol Como kemudian semakin lengkap ketika Douvikas mencetak gol ketiganya pada menit ke-56 sekaligus memastikan hattrick.

Belum sempat memperbaiki keadaan, Lens kembali kebobolan. Mattia Liberali membawa Como unggul 7-0 pada menit ke-62.

Tuan rumah akhirnya mendapatkan gol hiburan tiga menit kemudian melalui Ruben Aguilar. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk mengubah dominasi tim tamu.

Como kembali mencetak gol melalui Martin Baturina pada menit ke-69. Sementara gol penutup dicetak Matteo Papaccioli pada masa injury time, tepatnya menit 90+2.

Skor 9-1 bertahan hingga pertandingan berakhir. Como pun pulang dengan kemenangan besar yang menjadi salah satu hasil paling mencolok pada matchday keempat Liga Champions musim ini.

Statistik Memperlihatkan Dominasi Como

Kemenangan besar Como bukan sekadar keberuntungan. Statistik pertandingan memperlihatkan bagaimana tim asuhan Cesc Fabregas tersebut mampu mengendalikan permainan dan menciptakan lebih banyak peluang berbahaya.

Berikut statistik pertandingan RC Lens melawan Como 1907:

Statistik| RC Lens| Como

Penguasaan bola| 43%| 57%

Total tembakan| 11| 18

Tembakan tepat sasaran| 3| 12

Tendangan sudut| 5| 5

Pelanggaran| 12| 11

Baca Juga  PSG Bantai Villarreal 6-0, Empat Gol Tercipta dalam 17 Menit

Gol| 1| 9

Como mencatatkan 12 tembakan tepat sasaran dari total 18 percobaan. Sebaliknya, Lens hanya mampu menghasilkan tiga tembakan yang mengarah ke gawang.

Perbedaan efektivitas tersebut menjadi gambaran jelas mengenai jalannya pertandingan. Como mampu mengubah peluang menjadi gol, sementara Lens kesulitan menemukan celah untuk memberikan ancaman berarti.

Cesc Fabregas Bawa Como Jadi Ancaman Baru di Eropa

Kemenangan 9-1 atas Lens menjadi hasil yang sangat penting bagi perjalanan Como di Liga Champions 2026/2027.

Di bawah kepemimpinan Cesc Fabregas, Como memperlihatkan perkembangan permainan yang menjanjikan. Sirkulasi bola yang efektif, keberanian menyerang, serta kemampuan memanfaatkan ruang menjadi kekuatan utama mereka dalam pertandingan ini.

Hasil tersebut juga menyamai rekor kemenangan dengan selisih delapan gol dalam sejarah Liga Champions.

Sebaliknya, kekalahan telak di kandang sendiri menjadi pekerjaan rumah besar bagi RC Lens. Evaluasi terhadap koordinasi pertahanan dan kemampuan mengantisipasi serangan lawan menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.

Bagi Como, tambahan tiga poin ini menjadi modal berharga dalam persaingan League Phase. Lebih dari sekadar kemenangan, hasil tersebut menjadi sinyal bahwa klub asal Italia itu layak diperhitungkan dalam persaingan sepak bola Eropa.

Hattrick Douvikas dan sembilan gol yang tercipta malam itu menjadi bukti betapa berbahayanya Como ketika mendapatkan ruang untuk menyerang. (Acil)

MURSYID