Tak Hanya Bakpia, Ini 7 Oleh-Oleh Khas Jogja yang Menarik untuk Dibawa Pulang
3 mins read

Tak Hanya Bakpia, Ini 7 Oleh-Oleh Khas Jogja yang Menarik untuk Dibawa Pulang

Vakansiinfo – Berkunjung ke Yogyakarta rasanya belum lengkap tanpa membawa pulang buah tangan. Kota yang dikenal dengan kekayaan budaya dan kulinernya ini memiliki banyak pilihan oleh-oleh, mulai dari makanan tradisional, minuman rempah, hingga kerajinan khas.

Selain gudeg dan batik, wisatawan bisa mempertimbangkan sejumlah pilihan lain yang tidak kalah menarik. Berikut tujuh oleh-oleh khas Jogja yang bisa masuk daftar belanja saat berlibur.

1. Bakpia

Bakpia pathok menjadi salah satu oleh-oleh yang paling dikenal dari Yogyakarta. Kue berbentuk bulat pipih ini memiliki kulit tipis dengan berbagai pilihan isian, mulai dari kacang hijau hingga cokelat dan keju.

Sebelum membeli, perhatikan tanggal kedaluwarsa dan petunjuk penyimpanannya. Setiap produk memiliki masa simpan yang berbeda.

2. Cokelat Monggo

Cokelat Monggo dikenal sebagai salah satu produk cokelat yang berasal dari Yogyakarta. Merek ini menawarkan beragam pilihan cokelat dengan rasa dan kemasan yang cocok dijadikan buah tangan.

Beberapa varian menghadirkan perpaduan cokelat dengan cita rasa yang berbeda dari produk cokelat pada umumnya. Pilihan produk dan lokasi pembelian dapat diperiksa melalui gerai atau saluran resmi.

Baca Juga  Rekomendasi Liburan Lebaran, Ini Wisata Indoor Seru di Yogyakarta

3. Wedang uwuh kering

Wedang uwuh merupakan minuman tradisional yang dikenal dari kawasan Imogiri, Bantul. Minuman ini dibuat dari campuran rempah dan dedaunan, seperti jahe, kayu secang, serta daun cengkih.

Kini, wedang uwuh tersedia dalam kemasan kering yang praktis dibawa pulang. Cara menikmatinya cukup dengan menyeduh bahan tersebut menggunakan air panas sesuai petunjuk kemasan.

4. Gudeg kalengan

Gudeg merupakan kuliner khas Yogyakarta berbahan nangka muda yang dimasak dengan santan dan bumbu hingga menghasilkan rasa manis serta gurih.

Untuk memudahkan wisatawan membawa gudeg dalam perjalanan, tersedia produk dalam kemasan kaleng. Perhatikan tanggal kedaluwarsa dan petunjuk penyimpanan sebelum membeli.

5. Jadah tempe

Jadah tempe dikenal sebagai kuliner khas kawasan Kaliurang, Sleman. Hidangan ini memadukan jadah dari ketan dengan tempe bacem yang bercita rasa manis dan gurih.

Jadah tempe biasanya disantap bersama cabai rawit. Karena daya simpannya relatif terbatas, wisatawan perlu memperhatikan waktu perjalanan dan petunjuk penyimpanan dari penjual.

6. Gerabah Kasongan

Kasongan di Kabupaten Bantul dikenal sebagai sentra kerajinan gerabah dan keramik. Berbagai produk tersedia, mulai dari pot, vas, tempat lilin, hingga hiasan rumah.

Baca Juga  Museum Kotagede: Menyusuri Jejak Sejarah dan Kehidupan di Living Museum Yogyakarta

Kerajinan ini bisa menjadi pilihan oleh-oleh bagi wisatawan yang ingin membawa pulang benda dekoratif. Pastikan produk dikemas dengan aman, terutama jika berukuran besar atau mudah pecah.

7. Surjan dan kain lurik

Surjan merupakan salah satu pakaian tradisional pria dalam budaya Jawa. Sementara itu, kain lurik memiliki motif garis-garis yang telah lama dikenal dalam tradisi tekstil masyarakat Jawa.

Kini, lurik diolah menjadi berbagai produk, seperti kemeja, tas, pakaian, dan aksesori. Produk-produk tersebut dapat menjadi buah tangan yang sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Yogyakarta.

Pilih oleh-oleh sesuai kebutuhan perjalanan

Pilihan oleh-oleh khas Jogja cukup beragam, sehingga wisatawan dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan penerima dan lama perjalanan. Untuk makanan, perhatikan masa simpan serta petunjuk penyimpanan. Sementara untuk kerajinan, pastikan barang dikemas dengan baik agar aman dibawa pulang.

Dengan begitu, kenangan dari Yogyakarta bisa tetap terasa melalui buah tangan yang dibagikan kepada keluarga dan orang terdekat. (Fai)

MURSYID