
AI Jadi Inovasi Paling Berpengaruh dalam 300 Tahun Perkembangan Dunia Perkantoran
VakansiInfo, Jakarta – Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dinilai sebagai inovasi paling berpengaruh dalam sejarah perkembangan dunia perkantoran. Hal tersebut terungkap dalam laporan terbaru “IWG: 300 Years of Office Innovation” yang dirilis International Workplace Group untuk memperingati 300 tahun berdirinya kantor modern pertama di dunia.
Berdasarkan survei terhadap para CEO global, AI menempati posisi pertama sebagai inovasi yang paling mengubah cara bekerja dengan perolehan 36 persen suara. Posisi berikutnya ditempati laptop dan tablet (35 persen), panggilan video seperti Teams dan Zoom (31 persen), Wi-Fi/Bluetooth (29 persen), serta sistem kerja hibrida (26 persen).
Laporan tersebut menunjukkan bahwa perkembangan teknologi dalam satu dekade terakhir telah mengubah cara perusahaan beroperasi. Sebanyak 35 persen CEO menyatakan teknologi memudahkan karyawan bekerja dari mana saja, sementara 30 persen mengungkapkan rapat virtual kini lebih sering dilakukan dibandingkan pertemuan tatap muka.
AI Jadi Penggerak Produktivitas
IWG juga mencatat bahwa lebih dari sepertiga pemimpin perusahaan menilai AI sebagai teknologi yang memberikan dampak terbesar terhadap produktivitas organisasi mereka.
Secara keseluruhan, 83 persen CEO menilai perubahan dunia kerja saat ini memberikan dampak positif. Bahkan, 81 persen responden percaya tempat kerja modern kini lebih mendukung kolaborasi dan produktivitas dibandingkan sebelumnya.
Selain AI, riset ini menyebut dekade 2020-an sebagai periode paling transformatif dalam sejarah dunia kerja karena ditandai adopsi AI, otomatisasi, serta berkembangnya model kerja fleksibel dan hybrid.
Teknologi Lama Mulai Ditinggalkan
Menariknya, sejumlah teknologi yang dulu menjadi bagian penting dunia kerja kini mulai asing bagi generasi muda. Hanya 20 persen responden muda yang mampu menjelaskan fungsi mesin faks, sementara hanya 16 persen yang memahami disket, meski simbolnya masih digunakan sebagai ikon “save” pada berbagai aplikasi.
Sementara itu, para CEO menilai beberapa inovasi modern tidak berkembang sesuai harapan, di antaranya kacamata pintar, treadmill desk, serta papan tulis interaktif.
Executive Chairman IWG, Mark Dixon, mengatakan evolusi kantor selama tiga abad selalu dipengaruhi oleh gelombang inovasi teknologi.
“Dengan hadirnya AI yang berkembang sangat cepat, kita sedang menyaksikan salah satu perubahan paling revolusioner dalam sejarah dunia kerja,” ujarnya. (Eff)



