AION V Diam-Diam Makin Kuat! Di Tengah Ketatnya Persaingan SUV Listrik, Angkanya Bikin Kaget
2 mins read

AION V Diam-Diam Makin Kuat! Di Tengah Ketatnya Persaingan SUV Listrik, Angkanya Bikin Kaget

VakansiInfo, Jakarta – Di saat persaingan mobil listrik makin panas, satu nama justru tampil konsisten tanpa banyak gimik: AION V.

Pada kuartal pertama 2026, SUV listrik ini mencatat performa yang cukup mengejutkan. Berdasarkan data GAIKINDO, penjualan mencapai 238 unit hanya di Maret 2026—angka yang menunjukkan stabilitas di tengah pasar yang fluktuatif.

Fenomena ini menarik. Di awal tahun, segmen C-SUV EV sempat didominasi model tertentu. Namun kini, konsumen mulai berubah. Bukan lagi sekadar ikut tren, tapi lebih rasional—memilih kendaraan berdasarkan efisiensi, teknologi, dan nilai jangka panjang.

Salah satu faktor yang membuat AION V tetap bertahan adalah statusnya sebagai kendaraan CKD (rakitan lokal). Bukan cuma soal harga yang lebih kompetitif, tapi juga soal kenyamanan: unit lebih cepat tersedia, suku cadang mudah, dan layanan purna jual lebih terjamin.

Di tengah harga bahan bakar yang terus bergejolak secara global, banyak konsumen mulai melirik total biaya kepemilikan. Mobil listrik seperti AION V dinilai lebih stabil dan efisien untuk jangka panjang.

Baca Juga  MG Menggebrak Pasar Tanah Air Dengan Mengumumkan Terobosan Harga Mobil Listrik MG4 EV

Dari sisi spesifikasi, mobil ini juga bukan kaleng-kaleng. Dengan jarak tempuh hingga 602 km dan baterai 75,3 kWh, AION V siap untuk mobilitas harian hingga perjalanan jauh.

Yang bikin beda? Fitur unik seperti kulkas dalam mobil. Ya, bukan gimmick—fitur ini punya tiga mode: pendingin, pembeku, hingga pemanas. Cocok untuk perjalanan jauh atau sekadar gaya hidup praktis.

Belum lagi fitur keselamatan ADAS Level 2 seperti adaptive cruise control dan lane keeping assist, ditambah kabin luas serta panoramic roof yang bikin pengalaman berkendara terasa lebih premium.

Dengan harga mulai Rp 465 juta (OTR Jakarta), AION V kini bukan sekadar alternatif—tapi mulai jadi pilihan serius di segmen SUV listrik.

Di tengah perubahan cara berpikir konsumen, satu hal jadi jelas: mobil listrik bukan lagi soal masa depan. Ini sudah jadi kebutuhan sekarang. (Sam)

About The Author