Alumni ToT PPNK Angkatan 39 Lemhannas Siapkan Gerakan 39 Mengabdi
2 mins read

Alumni ToT PPNK Angkatan 39 Lemhannas Siapkan Gerakan 39 Mengabdi

VakansiInfo, Jakarta – Alumni Training of Trainers (ToT) Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan ke-39 Lemhannas RI mulai menyiapkan berbagai agenda untuk menjaga silaturahmi sekaligus memperluas kontribusi kepada masyarakat.

Gagasan tersebut dibahas dalam Mubes dan Temu Kangen Alumni ToT PPNK Angkatan ke-39 di Hotel Sofyan Cut Meutia, Jakarta, Minggu (6/9/2026).

Pertemuan yang mengusung tema “Merajut Silaturahmi Alumni ToT PPNK Angkatan ke-39 Lemhannas Guna Memperkuat Kebersamaan, Bersinergi dan Berkontribusi untuk Bangsa” tersebut menjadi pertemuan pertama setelah para peserta menyelesaikan program ToT PPNK pada Juni 2026.

Ketua ToT PPNK Angkatan ke-39, Harsen Roy Tampomuri, mengatakan alumni membutuhkan wadah yang tidak hanya menjadi tempat bersilaturahmi, tetapi juga ruang bertukar gagasan dan membangun kerja sama.

Konsep tersebut dirangkum melalui tagline “Rumah Kolaborasi, Bersama, Bermanfaat, dan Berkualitas”.

Ada tiga fokus yang disiapkan alumni, yaitu kebersamaan, kebermanfaatan, serta peningkatan kualitas dan kapasitas anggota.

Untuk memperkuat kebersamaan, alumni menggagas Kopi Kebangsaan, sebuah forum diskusi mengenai isu strategis dan kebangsaan. Formatnya dapat berupa FGD, partnership dialogue, maupun policy dialogue.

Sementara dari sisi pengabdian, disiapkan Gerakan Alumni 39 Mengabdi. Program ini dapat dilakukan dengan mengunjungi desa atau daerah tertentu untuk menggelar seminar, dialog kebangsaan, hingga aksi sosial.

“Kita ke depan berharap ada Gerakan Alumni 39 Mengabdi,” kata Harsen.

Alumni juga menyiapkan Masterclass Series untuk mendukung reskilling dan upskilling. Materi yang direncanakan antara lain public speaking untuk pelatih, kolaborasi riset, dan pengembangan kapasitas lainnya.

Menurut Harsen, para alumni telah memiliki pengalaman dan kompetensi dari berbagai bidang. Namun, peningkatan kemampuan tetap diperlukan agar kompetensi tersebut terus berkembang.

Ketua Panitia Mubes dan Temu Kangen, Winyono Iman Santoso, menilai keberagaman profesi alumni merupakan kekuatan tersendiri.

Ia mengajak seluruh anggota meninggalkan perbedaan dan membangun kembali kebersamaan.

“Bagaimana caranya supaya 39 tetap menyala, 39 tetap kompak,” ujar Winyono.

Dengan berbagai rencana tersebut, Alumni ToT PPNK Angkatan ke-39 diharapkan tidak berhenti pada pertemuan dan silaturahmi. Organisasi alumni diharapkan berkembang menjadi ruang kolaborasi yang mampu menghadirkan program pengabdian sekaligus meningkatkan kapasitas anggotanya. (Eff)

About The Author