Badan Perfilman Indonesia Umumkan Pengurus 2026–2030, Siap Perkuat Ekosistem Film Nasional
3 mins read

Badan Perfilman Indonesia Umumkan Pengurus 2026–2030, Siap Perkuat Ekosistem Film Nasional

👁️ 0 views

VakansiInfo, Jakarta – Badan Perfilman Indonesia (BPI) resmi mengumumkan susunan kepengurusan baru untuk periode 2026–2030. Pengumuman ini menjadi langkah penting dalam memperkuat industri perfilman nasional yang terus bangkit pascapandemi.

Ketua Umum BPI, Fauzan Zidni, menyampaikan bahwa fokus utama kepengurusan baru adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) perfilman. Upaya ini akan dilakukan melalui sinkronisasi kurikulum pendidikan, penguatan program magang terintegrasi (magang-hub), serta pengiriman talenta muda ke sekolah film dan laboratorium film internasional.

Selain itu, BPI juga akan mendorong revisi Undang-Undang Perfilman bersama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Revisi ini ditujukan untuk memperkuat kelembagaan BPI, meningkatkan profesionalisme insan perfilman, memperluas dukungan pemerintah, memberikan kepastian hukum, mempermudah investasi, serta melindungi kebebasan berekspresi dalam industri film.

“Selain penguatan SDM, kami juga akan menjalankan gerakan anti-pembajakan secara menyeluruh, menyelenggarakan Festival Film Indonesia, serta memastikan seluruh fungsi BPI berjalan sesuai amanat undang-undang,” ujar Fauzan.

Dukungan juga datang dari Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, yang menilai BPI memiliki peran strategis sebagai jembatan antara pemerintah dan pelaku industri film.

Baca Juga  Soraya Intercine Films Siapkan “Labah-Labah Merah”, Kebangkitan Baru Superhero Lokal dari Komik Legendaris

“BPI memiliki posisi penting dalam memperkuat ekosistem perfilman Indonesia. Kami berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan tata kelola yang transparan, serta membuka peluang yang lebih luas bagi talenta kreatif di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Susunan Pengurus BPI 2026–2030

Struktur kepengurusan BPI periode ini diisi oleh sejumlah nama besar di industri perfilman Indonesia.

Dewan Pengawas

  • Judith Jubilina Dipodiputro (Ketua)
  • Fajar Nugros
  • Danu Murti
  • Agustina Kusuma Dewi
  • Nasaruddin Saridz

Dewan Penasehat

  • Reza Rahadian (Ketua)
  • Christine Hakim
  • Joko Anwar
  • Dede Yusuf

Dewan Pakar

  • Dara Bunga Rembulan
  • Gusti Randa
  • Immanuel Prasetya Gintings
  • Adisurya Abdy
  • Daniel Rudi Haryanto
  • Muspita Leni Lolang
  • Rully Sofyan

Pengurus Inti

  • Ketua Umum: Fauzan Zidni
  • Sekretaris Jenderal: Nazira C. Noer
  • Bendahara Umum: Sindy Dewiana

Bidang-Bidang Strategis

  • Ekosistem Perfilman: Aline Jusria
  • Komunikasi: Vivi Coster
  • Sekretariat: Rizky Yudo Atmaja
  • Organisasi: Anggi Frisca
  • Kebijakan Publik: Suprayitno & Rommy Fibri Hardiyanto
  • Pengembangan SDM: Naswan Iskandar
  • Hubungan Internasional: Yulia Evina Bhara
  • Festival: Wulan Guritno
  • Literasi Film: Putri Ayudya
  • Penelitian dan Pengembangan: Dyna Herlina Suwarto
  • Pengembangan Film Daerah: Tonny Trimarsanto
  • Kerja Sama: Luna Maya
Baca Juga  Baim Wong Sukses Debut Jadi Sutradara Lewat Film Lembayung, Tembus Penghargaan Internasional

Kelompok Kerja dan Komite

Beberapa kelompok kerja (Pokja) juga dibentuk untuk mendukung agenda strategis, termasuk kajian perfilman nasional, akselerasi SDM, pelestarian film, hingga satgas anti-pembajakan.

Komite Festival Film Indonesia 2026 dipimpin oleh Ario Bayu sebagai ketua, bersama sejumlah nama seperti Prilly Latuconsina dan tokoh perfilman lainnya.

Komitmen Perkuat Perfilman Nasional

Dengan susunan kepengurusan yang baru dan lengkap, BPI menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi di seluruh ekosistem perfilman Indonesia.

Momentum ini diharapkan menjadi titik awal bagi langkah bersama untuk menghadirkan program-program yang berdampak nyata, memperluas akses bagi talenta muda, serta mendorong industri film nasional agar semakin kompetitif di tingkat global. (Mur)

About The Author