Temui Massa Aksi di Cigudeg, Bupati Bogor Janji Cari Solusi Dampak Penutupan Tambang

Temui Massa Aksi di Cigudeg, Bupati Bogor Janji Cari Solusi Dampak Penutupan Tambang

VakansiInfo, Bogor – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi turun langsung menemui warga yang menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Senin (12/1/2026) sore. Kehadiran pimpinan daerah tersebut berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB.

Pantauan di lokasi menunjukkan, Bupati dan Wakil Bupati Bogor didampingi jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor, di antaranya Sekretaris Dinas PUPR Gantara Lenggana serta Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Ujang Supardi.

Aksi unjuk rasa diikuti sekitar 1.000 warga yang berasal dari Kecamatan Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang. Massa menyuarakan aspirasi terkait dampak penutupan aktivitas pertambangan yang dinilai telah berpengaruh signifikan terhadap kondisi ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.

Menanggapi tuntutan warga, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor tidak mengabaikan keresahan yang dirasakan masyarakat.

“Kami hadir di sini untuk mendengar langsung aspirasi warga. Pemerintah Kabupaten Bogor akan melakukan evaluasi dan mencari solusi terbaik agar masyarakat yang terdampak penutupan tambang tetap memiliki kepastian mata pencaharian,” ujar Rudy Susmanto di hadapan massa.

Baca Juga  Dua Rumah Warga di Leuwiliang Bogor Terbakar, Api Berasal dari Korsleting Listrik di Atap Rumah

Meski hujan mengguyur sejak siang hari, warga tetap bertahan di lokasi untuk menanti kejelasan sikap dan langkah konkret dari pemerintah daerah. Massa menuntut realisasi kompensasi yang sebelumnya dijanjikan, sekaligus meminta kejelasan terkait kebijakan lanjutan pascapenutupan tambang.

Salah seorang warga Cigudeg, Wati, mengungkapkan bahwa penutupan tambang berdampak langsung pada penghasilan keluarganya.

“Sejak tambang ditutup, banyak warga kehilangan pekerjaan. Kami hanya ingin kepastian, apakah ada bantuan atau solusi lain agar kami tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Bogor belum mengeluarkan pernyataan resmi secara tertulis terkait skema kompensasi maupun program alternatif mata pencaharian bagi warga yang terdampak penutupan aktivitas pertambangan. (Mom)

About The Author

Pilihan Redaksi

Nobar Persib vs Persija di Polres Bogor, Kapolres Ajak Suporter Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Nobar Persib vs Persija di Polres Bogor, Kapolres Ajak Suporter Jaga Persatuan dan Kondusivitas

PHK Sepihak dan Pesangon Dicicil, Pekerja TVOne Gugat Perusahaan ke Pengadilan

PHK Sepihak dan Pesangon Dicicil, Pekerja TVOne Gugat Perusahaan ke Pengadilan