
Aquarium Ikan Hias Sering Keruh? Ini Panduan Perawatan dari Harian hingga Bulanan
VakansiInfo, Jakarta – Aquarium ikan hias yang bersih tentu membuat ruangan terlihat lebih menarik. Namun, kebersihan aquarium juga berkaitan dengan kondisi lingkungan tempat ikan hidup.
Air yang terlihat jernih belum tentu memiliki kualitas yang baik. Karena itu, pemilik aquarium perlu melakukan perawatan secara rutin, mulai dari pemberian pakan hingga membersihkan filter.
Berikut jadwal sederhana yang bisa menjadi panduan.
Perawatan Harian
Perhatikan pemberian pakan. Berikan makanan sesuai kebutuhan ikan dan hindari pakan berlebihan. Sisa makanan dapat mencemari air.
Periksa kondisi ikan. Perhatikan ikan yang terlihat lesu, tidak mau makan, atau mengalami perubahan fisik. Jika ada ikan yang sakit, pisahkan bila memungkinkan.
Perhatikan ikan yang akan memijah. Beberapa jenis ikan membutuhkan aquarium pemijahan. Burayak juga dapat dipindahkan ke tempat khusus karena sebagian ikan dewasa dapat memangsa anak ikan.
Cek suhu air. Gunakan thermometer aquarium dan sesuaikan suhu dengan kebutuhan spesies.
Atur lampu. Aquarium sebaiknya memiliki periode gelap pada malam hari. Jika menggunakan tanaman hidup, durasi pencahayaan disesuaikan dengan kebutuhan tanaman dan kondisi alga.
Perawatan Mingguan
Setiap minggu, periksa heater, thermostat, filter, aerator, dan perlengkapan lainnya.
Pemilik aquarium juga dapat memeriksa pH, amonia, dan nitrit. Untuk aquarium air laut, salinitas juga perlu diperhatikan.
Parameter air penting karena air yang terlihat bersih belum tentu bebas dari senyawa yang berbahaya bagi ikan.
Persediaan pakan dan perlengkapan aquarium juga sebaiknya diperiksa agar tidak habis secara tiba-tiba.
Perawatan Dua Mingguan
Bagian kaca aquarium dapat dibersihkan dari alga yang menempel.
Dasar aquarium juga perlu diperhatikan. Gunakan gravel vacuum atau selang untuk melakukan penyiponan terhadap kotoran yang mengendap.
Setelah sebagian air dikeluarkan, tambahkan air baru yang sudah dipersiapkan. Untuk air keran, gunakan water conditioner jika diperlukan.
Hindari mengganti seluruh air sekaligus karena perubahan kondisi air yang terlalu drastis dapat membuat ikan stres dan mengganggu kestabilan aquarium.
Perawatan Bulanan
Media filter mekanik perlu diperiksa dan dibersihkan sesuai kondisinya. Sementara itu, media biologis harus diperlakukan lebih hati-hati karena menjadi tempat hidup bakteri yang membantu menjaga kualitas air.
Jangan mencuci media biologis dengan sabun, air panas, atau bahan kimia. Jika perlu dibilas, gunakan air aquarium yang dikeluarkan saat pergantian air.
Periksa pula aerator, pompa, heater, lampu, kabel, dan peralatan listrik lainnya.
Bagi pemilik aquarium dengan tanaman hidup, lakukan pemangkasan dan buang bagian tanaman yang mati.
Jangan Menunggu Aquarium Terlihat Kotor
Perawatan aquarium sebaiknya dilakukan secara rutin, bukan hanya ketika air sudah keruh atau kaca mulai dipenuhi alga.
Setiap aquarium memiliki kebutuhan berbeda. Jenis ikan, jumlah penghuni, ukuran aquarium, tanaman, filter, dan sistem air akan menentukan seberapa sering perawatan perlu dilakukan.
Dengan menjaga kebersihan sekaligus kualitas air, ikan hias dapat memiliki lingkungan yang lebih sesuai untuk tumbuh dan beraktivitas. (Fai)



