Gebyar Suara Nusantara di Bekasi, GERSI Ajak Perempuan Berkarya dan Lestarikan Budaya
3 mins read

Gebyar Suara Nusantara di Bekasi, GERSI Ajak Perempuan Berkarya dan Lestarikan Budaya

VakansiInfo, Bekasi – Perayaan kemerdekaan Republik Indonesia tidak selalu harus dilakukan dengan upacara atau perlombaan. Melalui seni dan budaya, semangat kemerdekaan juga bisa dirayakan dengan cara yang lebih meriah dan penuh kreativitas.

Semangat itulah yang terlihat dalam Gebyar Suara Nusantara yang digelar Gerakan Srikandi Indonesia (GERSI) di Foodnation, Bekasi Cyber Park (BCP), lantai 2, Bekasi, Minggu (9/8/2026).

Mengangkat tema “Semarak Merdeka, Sejuta Karya untuk Indonesia”, acara tersebut diikuti puluhan peserta yang tampil membawakan lagu-lagu nasional.

Menariknya, para peserta tidak hanya mengandalkan kemampuan bernyanyi. Mereka juga tampil mengenakan berbagai busana daerah yang memperlihatkan keberagaman budaya Indonesia.

Perempuan Indonesia Ikut Merawat Budaya

Ketua Umum DPP Gerakan Srikandi Indonesia, Sunifiya, mengatakan Gebyar Suara Nusantara menjadi salah satu cara GERSI memberikan ruang kepada perempuan Indonesia untuk berkarya melalui seni.

“Hari ini GERSI mengadakan Gebyar Suara Nusantara, Semarak Merdeka, Sejuta Karya untuk Indonesia. Tujuannya agar perempuan-perempuan Indonesia bisa berkarya dari seni,” ujar Sunifiya.

Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat luas. Mulai dari adat istiadat, busana daerah, makanan khas hingga lagu-lagu tradisional.

Baca Juga  Satu Abad Ali Sadikin, Warisan Kebudayaan yang Terus Menyalakan Denyut Jakarta

“Indonesia ini kaya dengan budaya, dengan adat dan istiadat serta kebudayaan, baik dari busananya, ciri khas makanannya, ataupun lagunya. Apa pun itu,” tuturnya.

Karena itu, kegiatan ini sekaligus menjadi ajakan agar masyarakat tidak melupakan akar budaya Indonesia.

“GERSI ingin menampilkan bagaimana kita mulai kembali mengetahui dan mengingat kembali kebudayaan Indonesia,” lanjutnya.

Bunda-Bunda GERSI Tunjukkan Kemampuan

Gebyar Suara Nusantara juga memperlihatkan bahwa perempuan dari berbagai usia tetap dapat berkarya dan menunjukkan kemampuan.

Para bunda GERSI tampil mengambil bagian dalam kegiatan seni tersebut.

“Di sini menampilkan bahwa bunda-bunda, para bunda-bunda GERSI, mereka masih mampu untuk berkarya di bidang seni, dengan mungkin tarik suara seperti yang kami lakukan ini,” ungkap Sunifiya.

Semangat tersebut membuat acara tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan bagi perempuan untuk menyalurkan kreativitas.

Ini Daftar Pemenangnya

Puluhan peserta tampil membawakan lagu nasional dengan gaya masing-masing.

Setelah melalui proses penilaian, Yuhana Dewi keluar sebagai Juara 1 dengan perolehan 507 poin.

Sementara itu, Juara 2 diraih Endang W dengan 487 poin dan Juara 3 diraih Tammy dengan 477 poin.

Baca Juga  Maestro Seni Tradisi Melalui Panggung Maestro II, Kemendikbudristek Apresiasi

Berikut daftar lengkap pemenang:

  • Juara 1: Yuhana Dewi – 507 poin
  • Juara 2: Endang W – 487 poin
  • Juara 3: Tammy – 477 poin
  • Harapan 1: Dr. Renova – 469 poin
  • Harapan 2: Andre Iskandar – 463 poin
  • Harapan 3: Yuni – 460 poin
  • Juara Favorit: Siti Awang S

Semangat Merdeka dari Panggung Seni

Gebyar Suara Nusantara menjadi salah satu contoh bagaimana seni dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan kembali budaya Indonesia.

Lagu nasional yang dinyanyikan dan busana daerah yang dikenakan peserta menjadi bagian dari pesan besar kegiatan tersebut: kemerdekaan juga dapat dirayakan melalui kreativitas dan kecintaan terhadap budaya.

Di tengah perubahan zaman, budaya membutuhkan ruang untuk terus diperkenalkan kepada masyarakat.

Karena itu, kegiatan seperti Gebyar Suara Nusantara menjadi penting. Bukan hanya untuk memberikan kesempatan kepada perempuan untuk tampil, tetapi juga untuk menjaga agar kekayaan budaya Indonesia tetap hidup.

Semangat kemerdekaan pun terasa semakin lengkap ketika masyarakat berani berkarya, mengenal budayanya sendiri, dan ikut memperkenalkannya kepada generasi berikutnya. (Mur)

About The Author