
Hungry Ghost Festival, Film Terbaru Imam Darto yang Padukan Komedi dan Teror Supranatural
Kembali berkolaborasi dengan MVP Pictures setelah Gudang Merica, Imam Darto menulis sekaligus menyutradarai film komedi – horror yang memadukan humor, persahabatan, dan teror supranatural.
VakansiInfo, Jakarta – Bagaimana jika sebuah petualangan yang penuh kejadian kocak berubah menjadi pengalaman yang bikin merinding? Pertanyaan ini menjadi salah satu daya tarik Hungry Ghost Festival, film komedi-horor produksi MVP Pictures yang ditulis dan disutradarai oleh Imam Darto.
Lewat film ini, Imam Darto menghadirkan cerita yang menempatkan komedi sebagai bagian penting dari pengalaman menonton, ketika tingkah para karakter dan situasi absurd yang mereka hadapi bertemu dengan teror supranatural yang tidak terduga.
Bagi Imam Darto, yang kembali bekerja sama dengan MVP Pictures setelah Gudang Merica, Hungry Ghost Festival menjadi kesempatan untuk mengolah cerita dengan pendekatan komedi-horor.
Tidak hanya bertanggung jawab di kursi sutradara, Imam Darto juga terlibat langsung dalam penulisan naskah. Peran ganda ini memberinya ruang untuk membangun karakter, merancang situasi komedi, dan menjaga agar humor menjadi bagian yang menyatu dengan perkembangan cerita.
Film ini mengikuti perjalanan Raka (Endy Arfian) bersama dua sahabatnya, Tintin (Aci Resti) dan Bobi (Fajar Nugra). Ketika mereka tiba di tengah perayaan Hungry Ghost Festival dan tanpa sengaja melanggar sejumlah pantangan setempat, ketiganya terseret ke dalam serangkaian kejadian di luar nalar.
Perbedaan kepribadian dan respons mereka terhadap situasi tersebut menghadirkan dinamika persahabatan yang menjadi sumber berbagai momen komedi, sekaligus membawa mereka menghadapi teror yang semakin sulit dijelaskan.
Meramu Komedi dari Karakter dan Situasi
Dalam Hungry Ghost Festival, kelucuan tidak hanya bertumpu pada dialog atau lelucon yang dilontarkan para karakter. Perbedaan cara berpikir Raka, Tintin, dan Bobi turut membentuk situasi komedi, terutama ketika ketiganya harus menghadapi kejadian yang tidak mereka pahami.
Di tengah kondisi yang semakin tidak masuk akal, respons setiap karakter justru menciptakan dinamika yang membuat perjalanan mereka semakin menarik.
Sebagai penulis sekaligus sutradara, Imam Darto memiliki peran dalam membangun humor sejak cerita dikembangkan hingga diterjemahkan ke dalam adegan.
Pendekatan ini menjadi penting agar momen komedi terasa organik, muncul dari kepribadian karakter dan situasi yang mereka hadapi, bukan sekadar disisipkan untuk mencairkan suasana.
“Buat gue, salah satu hal yang paling menarik dari film ini adalah bagaimana tiga karakter dengan kepribadian yang beda bisa menghasilkan situasi yang lucu ketika mereka menghadapi sesuatu yang sama sekali nggak mereka pahami. Kadang, yang bikin ketawa justru respons mereka terhadap situasi itu. Gue pengin komedinya terasa natural, jadi penonton bisa menikmati kelucuan karakternya sekaligus ikut terbawa sama petualangan mereka.”
Ketika Komedi Bertemu Teror Supranatural
Meski menonjolkan sisi komedi, Hungry Ghost Festival tetap membawa elemen horor sebagai bagian penting dari petualangan ketiga sahabat tersebut.
Situasi yang awalnya mengundang tawa dapat berubah menjadi menegangkan ketika mereka berhadapan dengan kejadian supranatural. Pergeseran inilah yang memberi ruang bagi film untuk menghadirkan pengalaman menonton yang dinamis, dengan humor dan teror yang saling melengkapi.
Latar Hungry Ghost Festival juga memberikan konteks tersendiri bagi cerita. Para pemain berkesempatan mengenal tradisi tersebut melalui kunjungan ke Klenteng Bu An Kiong di Bekasi dan Vihara Boen San Bio di Tangerang.
Pengalaman ini menjadi bagian dari proses mengenal latar budaya yang hadir dalam film, sehingga dunia cerita tidak hanya dibangun melalui kejadian supranatural, tetapi juga melalui konteks tradisi dan pantangan yang melingkupinya.
“Walaupun ada unsur horornya, gue pengen penonton tetap merasa kalau mereka sedang mengikuti petualangan tiga sahabat yang punya banyak momen lucu. Situasinya bisa makin serius, tapi karakter-karakter ini tetap punya cara masing-masing buat merespons apa yang terjadi. Buat gue, di situlah menariknya komedi-horor: kita bisa tertawa melihat reaksi mereka, lalu ikut tegang ketika situasinya berubah.”
Melalui Hungry Ghost Festival, Imam Darto menghadirkan cerita yang memadukan komedi, persahabatan, dan teror supranatural dalam satu petualangan.
Dengan keterlibatannya sebagai penulis sekaligus sutradara, Imam Darto membawa pendekatan komedi yang berangkat dari karakter dan situasi, menjadikan kelucuan sebagai salah satu daya tarik utama film ini.
Diproduksi oleh MVP Pictures, Hungry Ghost Festival dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 26 November 2026. Ikuti informasi terbaru melalui Instagram resmi film di @hungryghostfestival_film. (Eff)



