
Infinix Angkat Kisah Para Pejuang Malam Lewat Film Terekam Dalam Gelap
VakansiInfo, Jakarta – Ketika sebagian besar masyarakat mulai terlelap, sebagian lainnya justru baru memulai aktivitas. Pedagang pasar, petugas keamanan, tenaga medis, nelayan, hingga pekerja malam lainnya tetap menjalankan tugas demi memastikan roda kehidupan terus bergerak.
Namun, kisah mereka masih belum banyak terlihat. Berangkat dari kondisi tersebut, Infinix menghadirkan film pendek Terekam Dalam Gelap sebagai bagian dari gerakan untuk mengangkat cerita para “Pejuang Malam” sekaligus memperkenalkan kemampuan kamera Infinix NOTE 60 Pro dalam kondisi minim cahaya.
Film yang disutradarai Kevin Rahardjo dan dibintangi Faradina Mufti tersebut mengikuti perjalanan Anya, seorang jurnalis foto yang memandang malam sebagai ruang penuh ketidakpastian. Dalam perjalanan liputannya, Anya justru menemukan sisi lain malam, yakni kehidupan orang-orang yang tetap bekerja ketika sebagian besar kota sedang beristirahat.
“Di awal, malam terasa penuh ketidakpastian dan membuat kita terus bertanya-tanya. Namun, seiring cerita berjalan, kami ingin menunjukkan bahwa yang sebenarnya selama ini tersembunyi bukanlah ancaman, melainkan orang-orang yang bekerja tanpa pernah benar-benar kita lihat,” ujar Kevin Rahardjo.
Mengabadikan Cerita dari Balik Gelap
Melalui Terekam Dalam Gelap, Infinix ingin memperluas makna fotografi malam. Teknologi kamera tidak hanya ditujukan untuk menghasilkan gambar yang terang dan tajam, tetapi juga menjadi sarana untuk mengangkat cerita yang selama ini luput dari perhatian.
Film ini menggunakan foto dokumentasi yang seluruhnya diambil menggunakan Infinix NOTE 60 Pro dengan dukungan 50MP OIS Night Master Camera. Teknologi tersebut dirancang untuk membantu menghasilkan dokumentasi yang lebih tajam dan stabil dalam kondisi pencahayaan minim.
Infinix NOTE 60 Pro sendiri hadir dengan sejumlah fitur pendukung aktivitas pengguna, di antaranya Snapdragon 7s Gen 4 5G Platform, baterai 6.500 mAh dengan 90W FastCharge, 3D Ice Core VC Chamber Cooling, Wireless Charging, layar 144Hz 1.5K Ultra HDR Display, serta kamera utama 50MP OIS Night Master Camera.
“Melalui NOTE 60 Pro, kami ingin menunjukkan bahwa inovasi kamera bukan hanya soal menghasilkan foto yang lebih tajam. Nilainya muncul ketika teknologi mampu membantu lebih banyak orang melihat, memahami, dan mengapresiasi mereka yang selama ini bekerja di balik malam,” kata Tommy Xiong, Country Manager Infinix Indonesia.
Hadirkan Konsep Shutter Currency
Inisiatif Terekam Dalam Gelap tidak berhenti pada produksi film. Infinix juga memperkenalkan konsep Shutter Currency, sebuah bentuk apresiasi kepada para Pejuang Malam yang menjadi subjek dokumentasi.
Konsep ini berangkat dari gagasan bahwa orang yang menjadi pusat sebuah cerita juga layak memperoleh manfaat dan apresiasi. Melalui program tersebut, pekerja malam yang kisahnya terpilih akan mendapatkan apresiasi atas kontribusinya dalam menghadirkan cerita yang menginspirasi.
Dengan demikian, dokumentasi tidak hanya menjadi proses menghasilkan karya bagi fotografer, media, maupun kreator, tetapi juga memberikan penghargaan kepada sosok yang menjadi bagian utama dari cerita.
Infinix Buka Kompetisi Jurnalis Nasional
Gerakan tersebut kemudian dilanjutkan melalui Kompetisi Jurnalis Nasional yang mengajak 50 jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia untuk mendokumentasikan kisah para Pejuang Malam.
Pendaftaran dilakukan melalui situs resmi Terekam Dalam Gelap dengan mengunggah dokumen administrasi, portofolio jurnalistik, dan story pitch bertema Pejuang Malam.
Para finalis nantinya akan menggunakan Infinix NOTE 60 Pro secara bergantian melalui sistem rotasi selama periode kompetisi. Karya yang dihasilkan dapat berupa artikel, photo story, maupun liputan visual.
Karya utama dalam kompetisi wajib menggunakan kamera Infinix NOTE 60 Pro tanpa manipulasi digital yang mengubah substansi foto. Penilaian akan mempertimbangkan kualitas jurnalistik, kedalaman cerita, nilai berita, kekuatan visual, serta kemampuan peserta menghadirkan kehidupan malam secara autentik.
Periode peliputan dijadwalkan berlangsung pada 17 Agustus hingga 27 Oktober 2026, dengan hadiah berupa uang tunai dan produk Infinix NOTE 60 Pro.
Masyarakat Bisa Ikut Mendokumentasikan
Tak hanya jurnalis profesional, masyarakat umum juga mendapatkan kesempatan untuk terlibat melalui Citizen Journalism Competition.
Peserta diajak mengangkat kisah pekerja malam di lingkungan sekitar dalam format Instagram Reels berdurasi 45–90 detik dengan menggunakan tagar #TerekamDalamGelap. Tiga karya terbaik akan mendapatkan hadiah berupa Infinix NOTE 60 Pro.
Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas dokumentasi mengenai kehidupan para pekerja malam di berbagai wilayah Indonesia sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap mereka yang bekerja ketika sebagian besar masyarakat sedang beristirahat.
“Kami berharap Terekam Dalam Gelap tidak berhenti ketika filmnya selesai ditonton. Kami ingin gerakan ini terus hidup melalui karya para jurnalis, kreator, dan masyarakat yang ikut mendokumentasikan kehidupan para Pejuang Malam,” tutur Tommy.
Film pendek Terekam Dalam Gelap dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Infinix Indonesia. Informasi mengenai kompetisi jurnalis dan Citizen Journalism Competition juga tersedia melalui situs resmi Terekam Dalam Gelap. (Eff)



