You are currently viewing Jelajah Titik Nol Sungai Citarum, Situ Cisanti Punya 7 Mata Air

Vakansiinfo – Situ (danau) Cisanti Bandung merupakan titik nol atau hulu sungai citarum, yang di kenal sebagai salah satu sungai terbesar di jawa. Kawasan danau cisanti di kelilingi oleh beberapa gunung. Seperti gunung wayang, gunung malabar, gunung bedil, dan gunung rakutak. Lokasinya juga tidak begitu jauh dari kawasan perkebunan teh pangalengan.

Setelah mendapatkan pembenahan, sekarang situ cisanti mulai di kenal masyarakat sebagai salah satu destinasi wisata di kabupaten Bandung.

Di Situ Cisanti terdapat aliran dari 7 mata air yang membentuk hulu sungai citarum yang utama. Antara lain Mata air citarum, Cikoleberes, Cikahuripan, Cihaniwung, Cisadane, Cikawudukan, dan Mata air cisanti. Semua mata air di tampung di situ cisanti, dengan debit air mencapai 200-400 liter/detik.

Di sini Anda bisa menikmati pemandangan sekitar danau yang masih hijau, dan berfoto-foto di berbagai spot yang instagramable. Selain itu, berjalan mengelilingi situ cisanti, dan berfoto di tugu kilometer nol Citarum merupakan spot favorit pengunjung.

Jelajah Titik Nol Sungai Citarum, Situ Cisanti Punya 7 Mata Air

Salah satu lokasi yang paling banyak di pakai sebagai tempat berfoto adalah dermaga kecil yang sedikit menjorok ke tengah danau.

Perlu di ingat juga, di area danau tidak ada warung. Sekarang di larang untuk membawa makanan dari luar juga. Sekarang area warung dan makanan ada terpusat di bagian depan.

Baca Juga  Kupat Tahu Hj. Ma Iroh Kuliner Legendaris Kuningan

Untuk informassi tambahan, di situ cisanti juga terdapat petilasan Dipati Ukur. Beliau adalah seorang wedana para bupati Priangan di abad 17. Juga salah seorang yang memimpin penyerangan ke Belanda di Batavia. Sekarang namanya di abadikan menjadi nama salah satu jalan di kota Bandung. Pada area petilasan Dipatiukur terdapat mata air yang di keramatkan. Tidak sembarang orang bisa datang ke sini, harus did ampingi oleh kuncen yang ada di lokasi.

Lokasi situ Cisanti tepatnya berada di kampung Pejaten, desa Tarumajaya, kecamatan Kertasari kabupaten Bandung. Tidak terlalu jauh dari Bandung, hanya sekitar 60 KM saja.

Untuk fasilitas di lokasi sekarang sudah cukup lengkap. Anda bisa menemukan mushola di area depan dan toilet. Lapangan parkir pun tersedia cukup lega dan bisa menampung cukup banyak mobil dan motor. Selain itu terdapat beberapa warung di lokasi, semuanya terpusat di area depan tepat di pinggir lahan parkir. Sangat nyaman untuk jajan, makan, ataupun sekedar ngopi beristirahat di sini.

Baca Juga  Kebon Jaya Resto and Cafe Tempat Healing Dekat Dari Jakarta

(Tar)