Menhub Ajak Kolaborasi Bangun Transportasi Modern dan Berkelanjutan di Indonesia
2 mins read

Menhub Ajak Kolaborasi Bangun Transportasi Modern dan Berkelanjutan di Indonesia

👁️ 0 views

VakansiInfo – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun sistem transportasi Indonesia yang semakin modern, efisien, dan berbasis ilmu pengetahuan. Ajakan ini ia sampaikan dalam sebuah forum pada Senin (17/11/2025).

Dudy menegaskan bahwa pembangunan transportasi tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak—mulai dari akademisi, komunitas, pelaku industri, regulator, hingga masyarakat umum—agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar bisa menjawab tantangan di lapangan.

“Indonesia sedang menghadapi berbagai persoalan transportasi yang makin rumit. Solusi yang tepat hanya bisa lahir jika kita membangun kolaborasi yang kuat,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Menhub menyebutkan sejumlah tantangan besar sektor transportasi saat ini. Kemacetan di kota-kota besar, aspek keselamatan yang masih harus di benahi, integrasi antar-moda yang berlangsung bertahap, hingga upaya mempercepat penggunaan kendaraan hemat energi yang membutuhkan dukungan ekosistem yang memadai.

Sementara itu, masyarakat di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) masih membutuhkan akses transportasi yang layak dan terjangkau. Pelaku logistik pun mengharapkan sistem distribusi yang lebih efisien agar biaya logistik dapat ditekan.

Baca Juga  Industri Tekstil Mulai Beralih ke Truk Listrik, Efisiensi BBM Tembus 40%

Tak hanya itu, dampak perubahan iklim dan cuaca ekstrem juga menjadi tantangan baru dalam pembangunan infrastruktur transportasi serta menjaga kelancaran konektivitas nasional.

Menhub kemudian merinci lima isu prioritas yang harus menjadi fokus bersama:
  1. Peningkatan keselamatan pada seluruh moda transportasi.
  2. Integrasi dan modernisasi transportasi perkotaan.
  3. Percepatan transportasi berkelanjutan serta pengembangan kendaraan listrik.
  4. Peningkatan kualitas sistem logistik nasional agar lebih efisien dan kompetitif.
  5. Penguatan SDM dan kesiapan menghadapi risiko perubahan iklim.

Ia menilai peran organisasi seperti Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) sangat strategis, terutama dalam memberikan kritik konstruktif, rekomendasi berbasis riset, dan masukan objektif untuk pengembangan kebijakan.

“Saya mengajak MTI untuk berkolaborasi lebih erat dengan Kemenhub, merumuskan kebijakan yang berorientasi pada keselamatan, inklusivitas, keberlanjutan, serta daya saing nasional. Kita butuh kajian baru, roadmap yang adaptif, dan ruang dialog yang lebih intensif,” jelasnya.

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026, Menhub kembali menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Pemerintah memperkuat inspeksi kendaraan, meningkatkan kegiatan ramp check untuk memastikan kelaikan teknis, serta meningkatkan kompetensi SDM transportasi di berbagai sektor.

Baca Juga  ASPELUSI Resmi Dideklarasikan di IISF 2025: Perkuat Peran Swasta dalam Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

“Keselamatan adalah harga mati,” tegas Dudy.

Ia berharap kongres MTI mampu menghadirkan gagasan baru dan rekomendasi konkret yang dapat membantu mempercepat modernisasi dan efisiensi sistem transportasi Indonesia sehingga menjadi lebih unggul dan berdaya saing.

(Mur)

About The Author