Sab. Agu 30th, 2025

Tradisi Menarik yang Dilakukan pada Lebaran Idul Fitri

Tradisi Menarik yang Dilakukan pada Lebaran Idul Fitri

Vakansiinfo – Lebaran Idul Fitri adalah salah satu hari besar yang sangat dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, Idul Fitri menjadi momen yang penuh kebahagiaan, persaudaraan, dan keberkahan. Ada banyak kebiasaan menarik yang dilakukan masyarakat di Indonesia dan negara-negara lain pada saat Lebaran. Berikut ini beberapa kebiasaan yang menjadi tradisi dan sangat khas pada perayaan Idul Fitri.

1. Shalat Idul Fitri

Salah satu kebiasaan utama yang dilakukan umat Muslim saat Idul Fitri adalah melaksanakan Shalat Idul Fitri. Shalat ini dilaksanakan secara berjamaah di masjid atau lapangan terbuka, biasanya pada pagi hari setelah matahari terbit. Shalat Idul Fitri adalah tanda syukur atas keberhasilan menjalankan puasa selama sebulan penuh, dan menjadi momen untuk mempererat ukhuwah Islamiyah (persaudaraan antar sesama Muslim).

2. Salam Lebaran dan Minta Maaf

Tradisi saling mengucapkan “Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin” adalah salah satu kebiasaan yang paling menonjol saat Lebaran. Umat Muslim saling bermaafan, mengakui kesalahan, dan memaafkan satu sama lain. Hal ini melambangkan semangat kebersihan hati dan saling mempererat hubungan antar keluarga, sahabat, dan tetangga. Dalam banyak keluarga, kebiasaan ini sering kali dilakukan dengan salaman, bahkan di antara generasi yang lebih muda dengan yang lebih tua.

3. Mudik (Pulang Kampung)

Mudik atau pulang kampung adalah tradisi yang sangat khas di Indonesia saat Lebaran. Banyak orang yang bekerja atau tinggal jauh dari keluarga akan kembali ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran bersama orang tua, keluarga, dan sanak saudara. Momen mudik ini menjadi waktu yang sangat ditunggu-tunggu, karena selain untuk berkumpul, mudik juga menjadi kesempatan untuk berkunjung ke rumah saudara yang jauh.

4. Berkunjung ke Rumah Saudara dan Tetangga

Setelah melaksanakan shalat Idul Fitri, banyak orang yang melanjutkan dengan berkunjung ke rumah sanak saudara, tetangga, atau teman-teman. Kegiatan ini disebut silaturahmi yang memiliki nilai tinggi dalam Islam. Selain mempererat hubungan keluarga, berkunjung juga menjadi momen untuk berbagi kebahagiaan, memberi dan menerima hadiah, serta menikmati hidangan khas Lebaran bersama.

Baca Juga  Crew Pool & Bar Fasilitas Terbaru The Grove Suites by Grand Aston Resmi di Buka

5. Makanan Khas Lebaran

Lebaran tidak lengkap tanpa hidangan istimewa. Di Indonesia, banyak makanan khas yang hanya di sajikan pada saat Lebaran, seperti ketupat, opor ayam, rendang, sambal goreng, dan kue-kue Lebaran seperti nastar, kastengel, dan putri salju. Makanan-makanan ini menjadi simbol kebersamaan dan berbagi kebahagiaan dengan keluarga dan tamu yang datang.

6. Memberikan Zakat Fitrah

Sebelum hari raya Idul Fitri, umat Muslim diwajibkan untuk membayar zakat fitrah sebagai salah satu kewajiban. Zakat ini bertujuan untuk membersihkan diri dan memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Zakat fitrah bisa diberikan dalam bentuk bahan makanan pokok atau uang, dan biasanya diberikan kepada mereka yang kurang mampu agar mereka juga bisa merayakan Lebaran dengan suka cita.

7. Pakaian Baru

Memakai pakaian baru saat Idul Fitri adalah tradisi yang sangat populer. Banyak orang yang membeli pakaian baru atau membuat pakaian khusus untuk dikenakan saat Lebaran. Pakaian baru ini melambangkan semangat kesucian dan pembaruan setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Selain itu, tampil rapi dan cantik saat Lebaran menjadi kebiasaan yang sudah lama di terima dalam masyarakat.

8. Memberikan Angpao (Uang Lebaran)

Pemberian angpao atau uang Lebaran adalah kebiasaan yang di lakukan untuk anak-anak, sanak saudara, atau orang yang lebih muda. Memberikan uang Lebaran merupakan bentuk kasih sayang dan perhatian kepada orang yang lebih muda, serta menjadi simbol berbagi kebahagiaan pada hari yang spesial ini. Angpao Lebaran juga bisa di anggap sebagai bentuk penghargaan kepada mereka yang sudah menunaikan ibadah puasa.

Baca Juga  Semur Telur Kecap Manis, Sajian Rumahan yang Bikin Ketagihan!

9. Hiasan dan Dekorasi Rumah

Saat Lebaran, banyak rumah yang di hias dengan dekorasi khas seperti lampu-lampu terang, bunga, dan berbagai ornamen khas Idul Fitri. Beberapa keluarga bahkan menata rumah dengan karpet dan kain khas untuk menyambut tamu dan menciptakan suasana yang lebih meriah. Hiasan rumah ini tidak hanya membuat suasana lebih indah, tetapi juga memberi kesan bahwa Lebaran adalah hari yang sangat spesial.

10. Tradisi Petasan dan Kembang Api

Di beberapa daerah, tradisi menyalakan petasan atau kembang api menjadi kebiasaan yang menyemarakkan malam takbiran, yaitu malam sebelum hari raya Idul Fitri. Meskipun ada banyak peraturan mengenai keselamatan, petasan dan kembang api masih menjadi bagian dari perayaan di banyak tempat. Ini menciptakan suasana yang lebih meriah dan menyambut datangnya hari kemenangan dengan sukacita.

11. Doa Bersama dan Tahlilan

Pada malam sebelum Idul Fitri, banyak keluarga yang melaksanakan doa bersama dan tahlilan di rumah. Doa ini biasanya dipanjatkan untuk mendoakan orang tua, saudara, dan keluarga yang telah meninggal, serta untuk memohon keberkahan di hari raya. Tradisi ini menambah kedalaman spiritual dalam merayakan Lebaran.

Lebaran Idul Fitri adalah momen yang penuh makna dan kebahagiaan. Selain sebagai hari kemenangan setelah berpuasa, Idul Fitri juga menjadi waktu yang tepat untuk mempererat tali persaudaraan, berbagi kebahagiaan, dan mengingatkan diri untuk saling memaafkan. Kebiasaan-kebiasaan yang di lakukan pada Lebaran, seperti shalat Idul Fitri, mudik, memberi zakat fitrah, dan berkunjung ke keluarga, merupakan bentuk dari rasa syukur, kebersamaan, dan kasih sayang. Momen Lebaran tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga kesempatan untuk memperbaharui diri dan meningkatkan keimanan.

(Ati)

Related Post