Serunya Tuna Game Fishing Competition 2026 di Tanjung Lesung, Diikuti 299 Pemancing
4 mins read

Serunya Tuna Game Fishing Competition 2026 di Tanjung Lesung, Diikuti 299 Pemancing

VakansiInfo, Pandeglang – Tanjung Lesung kembali menjadi tempat berkumpulnya para pencinta olahraga memancing. Sebanyak 299 mancing mania dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Tuna Game Fishing Competition 2026 yang digelar di kawasan wisata Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Sabtu (1/8/2026).

Para peserta tergabung dalam 74 tim dan berangkat sejak pukul 06.00 WIB menuju titik pemancingan di perairan Selat Sunda.

Tidak hanya menjadi ajang berburu ikan tuna, kompetisi ini juga menjadi bagian dari pengembangan sport tourism di Tanjung Lesung. Kegiatan tersebut memadukan olahraga, wisata bahari, komunitas, dan kepedulian terhadap kelestarian sumber daya laut.

Kompetisi berlangsung lebih dari delapan jam dengan rangkaian kegiatan mulai dari memancing, penimbangan hasil tangkapan, hingga penyerahan penghargaan kepada para pemenang.

One Peace Fishing Keluar sebagai Juara

Keseruan Tuna Game Fishing Competition 2026 akhirnya membawa tim One Peace Fishing sebagai juara pertama.

Iqbal dari Rangkasbitung bersama timnya berhasil mendapatkan ikan tuna seberat 10,70 kilogram.

Menurut Iqbal, kompetisi tersebut berlangsung dengan baik, rapi, dan penuh keakraban. Baginya, kegiatan ini bukan hanya soal memenangkan pertandingan, tetapi juga menjadi kesempatan bertemu dengan para pemancing dari berbagai daerah.

“Semoga acara seperti ini bisa terus menjadi agenda rutin. Saya beserta tim sangat bahagia bisa membawa pulang hadiah total Rp10,6 juta dari acara ini,” ujar Iqbal.

Pelawan Team Menang Kategori Non-Tuna

Selain kategori tuna, kompetisi juga menghadirkan kategori non-tuna.

Habibi dari Pelawan Team asal Bekasi berhasil meraih juara kategori tersebut setelah mendapatkan ikan layaran atau marlin seberat 6 kilogram. Ia pun menerima hadiah sebesar Rp1 juta.

Baca Juga  Kasundan International Silat Camp 2025: Lestarikan Budaya, Gerakkan Ekonomi Garut

Habibi mengaku mendapatkan pengalaman yang menyenangkan selama mengikuti kompetisi.

Menurutnya, hal yang membuat acara semakin menarik adalah kesempatan bertemu dengan sesama angler dari berbagai daerah.

“Ternyata, kompetisi ini bukan hanya menguji kemampuan memancing saya. Lebih dari itu, saya ternyata lebih senang bisa bertemu dengan sesama angler. Suasananya seru, sportif, dan penuh kebersamaan,” katanya.

Tanjung Lesung Punya Potensi Sport Fishing

H. Ade Asnawi, Tokoh Muda Pandeglang Selatan sekaligus salah satu perintis DOB Cibaliung, melihat kompetisi ini sebagai peluang untuk semakin memperkenalkan potensi Tanjung Lesung.

Ia berharap populasi ikan, jumlah wisatawan, dan keterlibatan masyarakat lokal dapat terus meningkat.

“Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, masyarakat setempat berkomitmen untuk terus menarik lebih banyak wisatawan dan meningkatkan daya tarik kawasan di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Potensi tersebut diharapkan dapat menjadikan Tanjung Lesung sebagai salah satu pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata pesisir sekaligus olahraga memancing.

Pandeglang Dorong Lebih Banyak Event

Kepala Disparbud Kabupaten Pandeglang, Dr. H. Budi Suhardiman Januardi, S.Pt., M.M., turut mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi mancing tuna tersebut.

Ia menyebut Kabupaten Pandeglang memiliki garis pantai sepanjang 307 kilometer, salah satu yang terpanjang di Provinsi Banten.

Potensi tersebut dinilai perlu dimanfaatkan melalui berbagai kegiatan yang mampu menggerakkan sektor pariwisata.

“Kami berharap semakin banyak event bisa diselenggarakan di Tanjung Lesung. Apalagi, dengan segera beroperasinya jalan tol, akses menuju kawasan ini akan semakin mudah, sehingga diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” kata Budi.

Baca Juga  Pemprov Banten Salurkan Paket Bantuan Pangan Bergizi Guna Atasi Stunting

Ia berharap Tuna Game Fishing Competition dapat terus berkembang dan menarik peserta dari lebih banyak daerah, sehingga posisi Tanjung Lesung sebagai destinasi wisata bahari semakin kuat.

Bakal Digelar Lagi dengan Skala Lebih Besar

Chief Operating Officer Tanjung Lesung, Ivonne Anggraini, mengatakan kompetisi tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah sebelumnya digelar pada 2023.

Ia berharap event tersebut dapat kembali digelar dengan skala yang lebih besar pada masa mendatang.

“Semoga ke depan event ini bisa kembali digelar dengan skala yang lebih besar. Tentunya, masukan-masukan dari penyelenggaraan tahun ini bakal menjadi pembelajaran agar jackpot pada event selanjutnya bisa lebih besar lagi,” ujar Ivonne.

Sementara itu, Director Tanjung Lesung sekaligus Ketua Penyelenggara Tuna Game Fishing Competition, Kunto Wijoyo, mengatakan kegiatan ini juga menjadi ruang bagi komunitas mancing untuk menyalurkan hobi.

Ia berharap Tanjung Lesung semakin dikenal sebagai destinasi bagi para pecinta olahraga memancing yang ingin berburu ikan-ikan besar sambil menikmati panorama wisata bahari.

“Harapannya, Tanjung Lesung bisa menjadi pilihan bagi para komunitas ketika ingin memancing ikan-ikan besar, sekaligus menikmati keindahan wisata bahari yang ada di sini,” kata Kunto.

Dengan potensi laut, komunitas pemancing yang terus berkembang, serta dukungan berbagai pihak, Tanjung Lesung memiliki peluang untuk semakin dikenal sebagai destinasi sport fishing dan wisata bahari di Indonesia. (Fai)

About The Author