
Wanadri Women Divers Tanam 2.500 Terumbu Karang untuk Pulihkan Ekosistem Laut Pulau Buru
VakansiInfo, Maluku – Upaya menjaga dan memulihkan ekosistem laut di Pulau Buru, Maluku, terus diperkuat melalui program konservasi terpadu bertajuk Rediscover Buru Moving Forward yang diinisiasi Wanadri Women Divers (WWD). Program ini tidak hanya berfokus pada penyelamatan terumbu karang, tetapi juga melibatkan riset lingkungan, pemberdayaan masyarakat pesisir, hingga pengembangan ekowisata berkelanjutan.
Ketua Dewan Pengurus Wanadri, Tomy Hosni Mubaraq, menjelaskan bahwa program tersebut lahir dari hasil temuan lapangan dalam kegiatan Buru Expedition yang menunjukkan adanya indikasi kerusakan terumbu karang di sejumlah kawasan pesisir Pulau Buru.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera mendapat perhatian karena terumbu karang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut sekaligus menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat pesisir yang bergantung pada sektor perikanan dan kelautan.
Sebagai langkah awal pemulihan, Wanadri Women Divers menargetkan transplantasi sebanyak 2.500 fragmen terumbu karang di kawasan pesisir Desa Jikumerasa dan Desa Hatawano pada periode 1 hingga 10 Juni 2026. Program ini diharapkan mampu mempercepat regenerasi habitat bawah laut dan meningkatkan kualitas lingkungan pesisir dalam jangka panjang.
Selain melakukan rehabilitasi terumbu karang, tim juga akan melaksanakan pemetaan kondisi ekosistem laut, dokumentasi keanekaragaman hayati, analisis kualitas air, serta identifikasi potensi pencemaran yang dapat mengancam keberlanjutan lingkungan pesisir Pulau Buru.
Menariknya, program ini juga menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dari upaya konservasi. Salah satu program unggulannya adalah IBU KARANG, sebuah inisiatif pemberdayaan perempuan pesisir melalui pelatihan konservasi laut, edukasi lingkungan, penguatan kapasitas komunitas, hingga kesempatan memperoleh sertifikasi selam Open Water berstandar internasional.
Melalui pendekatan tersebut, perempuan diharapkan mampu menjadi motor penggerak pelestarian lingkungan sekaligus berperan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan komunitasnya.
Program Rediscover Buru Moving Forward dirancang sebagai gerakan jangka panjang hingga tahun 2028. Selain mendukung pelestarian lingkungan, program ini juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru melalui pengembangan ekowisata bahari yang berkelanjutan, sehingga keseimbangan antara konservasi alam dan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan beriringan. (Mur)



