
Adopsi AI di Indonesia Tembus 92 Persen, Yandex Ajak Operator Telekomunikasi Ambil Peran Lebih Besar
VakansiInfo, Jakarta – Perusahaan teknologi global Yandex memperkenalkan inisiatif AI untuk Operator Telekomunikasi sebagai langkah strategis untuk mempercepat transformasi digital dan memperluas adopsi kecerdasan buatan (AI) di Indonesia. Melalui solusi ini, operator telekomunikasi didorong untuk menghadirkan layanan berbasis AI yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia sekaligus membuka peluang pertumbuhan bisnis baru.
Langkah ini hadir di tengah meningkatnya penggunaan teknologi AI dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Berdasarkan survei terbaru, sebanyak 97 persen responden mengaku telah memanfaatkan AI untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pencarian informasi, komunikasi, pekerjaan, hiburan, navigasi, hingga rekomendasi belanja. Sementara itu, chatbot berbasis AI generatif menjadi layanan yang paling banyak digunakan masyarakat.
Tingginya tingkat adopsi AI juga tercermin dari data pemerintah yang menunjukkan bahwa pemanfaatan AI di Indonesia telah mencapai 92 persen. Kondisi tersebut menjadikan industri telekomunikasi sebagai salah satu sektor yang memiliki posisi strategis untuk memperluas pemanfaatan teknologi AI secara nasional.
CEO Yandex Search International, Alexander Popovskiy, mengatakan bahwa operator telekomunikasi memiliki keunggulan berupa basis pelanggan yang besar, tingkat kepercayaan publik yang tinggi, serta infrastruktur yang telah menjangkau berbagai wilayah Indonesia.
“Perusahaan operator telekomunikasi berada pada posisi yang ideal untuk mendorong adopsi AI ke masyarakat yang lebih luas. Mereka memiliki jutaan pelanggan serta infrastruktur yang memungkinkan teknologi AI dihadirkan secara cepat dan efektif,” ujarnya.
Melalui inisiatif ini, Yandex menawarkan berbagai model kolaborasi yang fleksibel. Operator dapat mengintegrasikan layanan mereka ke dalam produk AI milik Yandex, mengadopsi teknologi Yandex ke dalam ekosistem yang sudah dimiliki, atau bahkan membangun produk AI sendiri dengan identitas merek perusahaan.
Teknologi yang ditawarkan mencakup pengembangan layanan customer support berbasis AI, asisten virtual, hingga layanan mandiri (self-service) yang memungkinkan pelanggan mengakses informasi akun, pengecekan saldo, dan berbagai layanan lainnya secara lebih cepat dan intuitif.
Yandex meyakini kolaborasi ini dapat membantu operator telekomunikasi menghadirkan layanan AI yang lebih personal, relevan dengan kebutuhan lokal, dan menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia dalam waktu yang lebih cepat. (Iyank)



