Dua Dekade IRN, Indofood Dorong Generasi Muda Jadi Scientific-preneur
4 mins read

Dua Dekade IRN, Indofood Dorong Generasi Muda Jadi Scientific-preneur

👁️ 4 views

VakansiInfo, Jakarta – Momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat penting bahwa masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas dan semangat generasi mudanya. Berangkat dari semangat tersebut, Indofood terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia melalui program Indofood Riset Nugraha atau IRN.

Memasuki usia ke-20 tahun pada 2026, Program IRN menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi Indofood dalam mendukung lahirnya generasi peneliti muda Indonesia yang inovatif, adaptif, dan mampu menciptakan solusi pangan berkelanjutan berbasis potensi lokal.

Program ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2006 sebagai pengembangan dari Program Bogasari Nugraha yang telah hadir sejak 1998 oleh Bogasari Flour Mills, salah satu unit usaha strategis Indofood. Awalnya, program tersebut berfokus pada dukungan penelitian pengembangan pangan berbasis gandum dan tepung terigu sebelum berkembang menjadi program riset pangan yang lebih luas.

Stefanus Indrayana mengatakan, selama dua dekade perjalanan IRN, Indofood ingin terus membangun semangat generasi muda untuk menghadirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat dan bangsa.

“Tahun ini Program Indofood Riset Nugraha memasuki usia ke-20 tahun, sebuah wujud nyata komitmen kami dalam mendukung semangat peneliti muda Indonesia. Kami berharap IRN dapat terus membangkitkan semangat scientific-preneur muda Indonesia yang inovatif dan siap berkontribusi dalam pengembangan pangan lokal menjadi solusi masa depan,” ujar Stefanus.

Lebih dari 8.300 Proposal Penelitian dari Seluruh Indonesia

Selama 20 tahun pelaksanaannya, Indofood Riset Nugraha telah menerima lebih dari 8.300 proposal penelitian dan mendanai lebih dari 1.100 riset mahasiswa dari lebih 200 perguruan tinggi di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.

Baca Juga  Sukses di Gelar, Kolaborasi Kuliner Nicky Tirta Bersama Komunitas di Rumah Indofood Hadirkan Demo Masak Inspiratif!

Purwiyatno Hariyadi yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pakar IRN menilai generasi muda memiliki peran penting dalam menjawab tantangan masa depan Indonesia, khususnya dalam bidang pangan dan inovasi berbasis riset.

“IRN bukan hanya mendukung riset akademik, tetapi juga membangun pola pikir kritis, kreatif, inovatif, dan kolaboratif bagi mahasiswa agar mampu menghadirkan solusi nyata untuk masyarakat,” jelas Purwiyatno.

Selain bantuan dana penelitian, peserta IRN juga mendapatkan pendampingan langsung dari tim pakar lintas disiplin ilmu seperti teknologi pangan, pertanian, kesehatan, bioteknologi, peternakan, hingga praktisi industri.

Para peserta juga dibekali pelatihan soft skill untuk membangun karakter peneliti muda yang tangguh dan siap menghadapi tantangan dunia industri maupun akademik.

Dapat Pengakuan Nasional hingga Internasional

Dedikasi Indofood Riset Nugraha dalam mendukung pendidikan dan riset turut mendapatkan berbagai penghargaan nasional maupun internasional.

Beberapa penghargaan yang pernah diraih antara lain Asia Responsible Entrepreneurship Awards 2010 dari Enterprise Asia, Penghargaan Peduli Pendidikan Kemendikbud RI 2011, hingga penghargaan dari Tempo pada 2024 untuk kategori The Best CEO Outstanding Support for Student Academic Research.

Dorong Inovasi Pangan Lokal Berbasis Riset

Selama dua dekade, IRN konsisten mengangkat tema penelitian yang relevan dengan masa depan pangan Indonesia, salah satunya “Penelitian Pangan Fungsional Berbasis Potensi dan Kearifan Lokal”.

Menurut Purwiyatno Hariyadi, Indonesia memiliki kekayaan pangan lokal yang sangat besar dan berpotensi dikembangkan menjadi solusi pangan masa depan sekaligus peluang ekonomi masyarakat.

Baca Juga  Aston Sentul dan Indofood Hadirkan Akhir Pekan Seru Penuh Kreativitas untuk Keluarga

“Tantangannya adalah bagaimana riset tidak berhenti di laboratorium, tetapi mampu mentransformasi potensi tersebut menjadi inovasi yang berdampak bagi kesehatan masyarakat dan ekonomi,” tambahnya.

Alumni IRN Kini Berkiprah di Berbagai Sektor

Program IRN juga berhasil membangun jejaring alumni lintas generasi yang kini berkiprah sebagai akademisi, peneliti, entrepreneur, hingga profesional industri.

Salah satunya Fenny Martha Dwivany yang mengaku pengalaman mengikuti IRN membentuk pola pikir kritis dan kolaboratif dalam perjalanan kariernya sebagai peneliti.

Selain itu, alumni IRN angkatan 2017, Mariska Priscilla, menyebut program ini membantunya memahami bagaimana riset dapat menjadi solusi nyata bagi kebutuhan industri dan masyarakat.

Sementara itu, alumni IRN 2023 Ratu Salsabila Astrakusuma kini melanjutkan kiprahnya sebagai scientific research enthusiast di Lille, Prancis.

IRN 2026–2027 Segera Dibuka

Tahun ini, Indofood Riset Nugraha kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa S1 di seluruh Indonesia untuk mendapatkan dukungan penelitian.

Rangkaian IRN 2026–2027 akan dimulai dengan sosialisasi ke berbagai kampus pada Juni 2026, dilanjutkan pembukaan pendaftaran hingga akhir Agustus 2026 dan proses seleksi proposal oleh tim pakar.

Pengumuman penerima dana riset dijadwalkan pada pertengahan September 2026, sebelum ditutup melalui signing ceremony dan Simposium Pangan Nasional IRN pada Oktober 2026.

Informasi lengkap mengenai program ini dapat diakses melalui Website Indofood Riset Nugraha dan akun Instagram @rumahindofood (Eff)

About The Author