Benteng Van den Bosch Ngawi, Wisata Sejarah Unik yang Dijuluki Benteng Pendem
2 mins read

Benteng Van den Bosch Ngawi, Wisata Sejarah Unik yang Dijuluki Benteng Pendem

👁️ 0 views

VakansiInfoKabupaten Ngawi mungkin belum setenar destinasi wisata lain di Jawa Timur. Namun, daerah ini menyimpan salah satu situs bersejarah menarik, yakni Benteng Van den Bosch yang juga dikenal sebagai Benteng Pendem.

Benteng ini memiliki ukuran bangunan sekitar 165 meter x 80 meter dengan luas area mencapai 15 hektare. Keberadaannya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata sejarah sekaligus spot foto bernuansa klasik Eropa.

Jejak Sejarah di Masa Kolonial

Pada abad ke-19, Ngawi merupakan salah satu pusat perdagangan dan pelayanan penting di Jawa Timur. Wilayah ini juga memiliki peran strategis sebagai pusat pertahanan Belanda, khususnya saat Perang Diponegoro.

Setelah berhasil menguasai Ngawi pada tahun 1825, pemerintah Hindia Belanda membangun Benteng Van den Bosch sebagai upaya mempertahankan wilayah sekaligus mengendalikan jalur perdagangan.

Benteng ini mulai dibangun dan selesai pada tahun 1845. Saat itu, benteng dihuni sekitar 250 tentara Belanda yang dilengkapi senjata, enam meriam, serta pasukan kavaleri. Nama benteng sendiri diambil dari Johannes van den Bosch, tokoh penting dalam pemerintahan kolonial Belanda.

Baca Juga  Catat 5 Langkah Cerdas untuk Memulai Wisata Berkelanjutan

Lokasi Strategis di Jalur Sungai

Pemilihan lokasi benteng bukan tanpa alasan. Kawasan ini berada di pertemuan Sungai Bengawan Solo dan Bengawan Madiun, yang pada masa itu menjadi jalur perdagangan utama.

Kedua sungai tersebut dapat dilalui oleh perahu besar hingga ke hulu, sehingga memiliki nilai strategis tinggi bagi aktivitas ekonomi dan militer.

Asal Usul Nama Benteng Pendem

Meski bernama Benteng Van den Bosch, masyarakat lebih mengenalnya sebagai Benteng Pendem. Nama ini muncul karena posisi bangunan benteng yang lebih rendah dari permukaan tanah sekitarnya, sehingga terlihat seperti “terpendam”.

Meski dibangun di area rendah, benteng ini dirancang dengan sistem drainase yang baik, sehingga tetap aman dari risiko banjir. Hal ini menunjukkan kecanggihan arsitektur Belanda pada masa itu.

Fasilitas Wisata yang Tersedia

Bagi pengunjung yang ingin datang, Benteng Pendem telah dilengkapi berbagai fasilitas, antara lain:

  • Area parkir
  • Warung atau tempat makan
  • Gazebo
  • Penginapan
  • Toilet umum

Fasilitas ini membuat wisatawan bisa berkunjung dengan nyaman sambil menikmati suasana sejarah yang kental.

Baca Juga  Menikmati Keindahan Pantai Batu Hiu, “Si Sirip Hiu” dari Selatan Pangandaran

Spot Foto Bernuansa Eropa

Tidak lengkap rasanya berkunjung tanpa mengabadikan momen. Benteng Pendem menawarkan banyak spot foto menarik dengan arsitektur khas Eropa klasik.

Pengunjung bisa berfoto di area depan benteng, lorong-lorong bangunan, hingga ruangan yang dulunya digunakan oleh tentara Hindia Belanda. Nuansa historis yang kuat menjadikan setiap sudutnya sangat Instagramable. (Fai)

About The Author