WCD Jawa Barat 2026 di Purwakarta Ajak Pemuda Merdeka dari Sampah
2 mins read

WCD Jawa Barat 2026 di Purwakarta Ajak Pemuda Merdeka dari Sampah

VakansiInfo, Purwakarta – Sebanyak 300 relawan mengikuti puncak World Cleanup Day (WCD) Jawa Barat 2026 di Alun-Alun Purwakarta, Minggu (20/9/2026).

Mengusung tema “Aksi Bersih Pemuda-Pemudi Merdeka dari Sampah”, kegiatan tersebut diisi dengan aksi pungut sampah atau plogging serta edukasi lingkungan.

Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan menjadi bagian dari gerakan untuk meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sampah di Jawa Barat.

Dorong Aksi Berkelanjutan

Leader World Cleanup Day Jawa Barat, Fajar Amali Kurniawan, mengatakan puncak WCD bukan sekadar kegiatan seremonial.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menjaga lingkungan.

Ia mengatakan aksi cleanup akan terus dilaksanakan bersama berbagai mitra hingga tahap pelaporan yang dijadwalkan berlangsung sampai 28 Oktober 2026.

Fajar berharap masyarakat Jawa Barat dapat terus berkolaborasi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Sekolah Jadi Bagian Penting

Leader WCD Kabupaten Purwakarta, Agung Kurniawan, menilai generasi muda memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan baru terkait pengelolaan sampah.

Melalui kolaborasi Pentahelix, kegiatan WCD Purwakarta melibatkan sekolah dan remaja. Mereka didorong mulai memilah sampah dari rumah.

Baca Juga  Aksi Nyata Hari Bumi! WINGS Peduli Tanam 1.000 Pohon dan Bersihkan Lingkungan

Menurut Agung, pembiasaan sejak usia sekolah penting agar pemilahan sampah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

27,84 Kilogram Sampah Terkumpul

Dari aksi plogging di sekitar Alun-Alun Purwakarta, relawan berhasil mengumpulkan 27,84 kilogram sampah.

Jumlah tersebut terdiri dari 10,16 kilogram sampah organik, 10,82 kilogram sampah anorganik, dan 6,86 kilogram residu.

Seluruh sampah kemudian diserahkan kepada Bank Sampah Panulisan untuk dikelola.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya agar sampah yang dikumpulkan tidak berakhir begitu saja, tetapi masuk ke proses pengelolaan yang lebih berkelanjutan.

Persoalan Sampah Berkaitan dengan Krisis Lingkungan

Tim Pengolahan Data dan Informasi DLH Jawa Barat, Hanifan Adi Nugroho, mengatakan persoalan lingkungan saat ini berkaitan dengan Triple Planetary Crisis, yaitu perubahan iklim, kerusakan dan pencemaran lingkungan, serta kehilangan keanekaragaman hayati.

Ia menyebut sektor limbah dan persampahan menjadi salah satu penyumbang emisi perubahan iklim.

Karena itu, menurut Hanifan, kegiatan WCD dapat menjadi ruang edukasi lingkungan sekaligus mempertemukan pemerintah dan masyarakat dalam aksi bersama.

Baca Juga  Usulkan Hilirisasi Sampah di COP-28 Dubai, Pemuda ini Tawarkan Ide Re-Inventing Green Economy

Puncak WCD Jawa Barat 2026 di Purwakarta diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan satu hari. Gerakan tersebut diarahkan untuk mendorong kebiasaan memilah sampah dari rumah, mengurangi timbulan sampah, dan menjaga lingkungan secara berkelanjutan. (Mur)

About The Author