Mangrove Jakarta Impact dan Digital Edge Indonesia Gelar Aksi Konservasi Keempat di Pulau Tidung
2 mins read

Mangrove Jakarta Impact dan Digital Edge Indonesia Gelar Aksi Konservasi Keempat di Pulau Tidung

VakansiInfo, Jakarta – Aksi menjaga lingkungan pesisir kembali dilakukan di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Jakarta. Mangrove Jakarta Impact dan Digital Edge Indonesia menggelar kegiatan konservasi untuk keempat kalinya dengan melibatkan peserta dalam penanaman mangrove, restorasi terumbu karang, pelepasan ikan hingga pembersihan pantai.

Kegiatan pada Senin (21/9/2026) tersebut menargetkan 5.000 bibit mangrove dan 500 terumbu karang. Sementara melalui Beach Cleanup Day, peserta berhasil mengumpulkan sekitar 300 kilogram sampah dari kawasan pantai.

Aksi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pentingnya menjaga ekosistem pesisir secara menyeluruh. Mangrove, terumbu karang, laut, dan kawasan pantai memiliki hubungan yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat pesisir.

Tidak Sekadar Menanam Mangrove

Founder Mangrove Jakarta Impact, Paundra Hanutama, mengatakan konservasi membutuhkan kesinambungan agar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.

“Kegiatan keempat bersama Digital Edge Indonesia ini menunjukkan bahwa konservasi membutuhkan komitmen dan kesinambungan. Kita tidak hanya berbicara tentang menanam 5.000 mangrove atau 500 terumbu karang, tetapi juga bagaimana memastikan setiap aksi memiliki nilai edukasi dan membangun kepedulian masyarakat,” ujar Paundra.

Baca Juga  Warga Sukasari Bersama Komunitas Seni Bersihkan Ciliwung di Hari Bumi 2026

Ia menilai keterlibatan perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat memperluas dampak kegiatan konservasi. Edukasi dan pemantauan juga diperlukan agar aksi lingkungan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Bersihkan Pantai dari 300 Kilogram Sampah

Selain kegiatan penanaman, peserta juga melakukan Beach Cleanup Day. Sekitar 300 kilogram sampah berhasil dikumpulkan dari kawasan pesisir Pulau Tidung.

Kegiatan ini memberikan gambaran bahwa menjaga lingkungan pantai tidak cukup hanya dengan melakukan penanaman. Pengurangan sampah dan kebiasaan menjaga kebersihan kawasan pesisir juga menjadi bagian penting dalam konservasi.

Chief Sustainability Officer Digital Edge Indonesia, Andrew Rigoli, mengatakan keterlibatan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kemitraan lingkungan dalam jangka panjang.

“Sustainability is about taking meaningful action and building long-term partnerships that create positive impact,” ujar Andrew.

Menurutnya, kolaborasi dengan Mangrove Jakarta Impact juga menjadi ruang bagi karyawan dan mitra perusahaan untuk terlibat langsung dalam kegiatan lingkungan.

Menjaga Ekosistem Secara Bersama

Rangkaian kegiatan di Pulau Tidung menghubungkan pemulihan mangrove, terumbu karang, keanekaragaman hayati perairan, dan kebersihan pantai.

Baca Juga  Eiger Rilis Sustainability Report di Gedung Sarinah Jakarta, Kamu Bisa Tukar Botol Jadi Poin EAC di RVM Eiger X Plasticpay

Ke depan, manfaat dari kegiatan tersebut tetap membutuhkan pemeliharaan dan pemantauan. Penanaman mangrove dan terumbu karang tidak berhenti pada hari pelaksanaan, tetapi membutuhkan perhatian agar dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi ekosistem.

Kolaborasi yang telah memasuki kegiatan keempat ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bahwa pelestarian pesisir membutuhkan partisipasi banyak pihak dan dilakukan secara konsisten. (Eff)

About The Author