Jaga Kesehatan Relawan Karhutla, Betadine dan PMI Kalbar Gelar Pemeriksaan
4 mins read

Jaga Kesehatan Relawan Karhutla, Betadine dan PMI Kalbar Gelar Pemeriksaan

VakansiInfo, Pontianak – PT iNova Pharmaceuticals Indonesia melalui Betadine Indonesia bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Barat memperkuat kesiapsiagaan kesehatan dan edukasi pertolongan pertama bagi relawan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pertemuan, pertukaran pengetahuan, edukasi kesehatan, serta pemeriksaan kesehatan bagi sedikitnya 100 relawan gabungan #PrayForKalimantan dan relawan PMI Kalbar di Pontianak.

Kegiatan juga dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan dan edukasi bagi sekitar 50 masyarakat di wilayah Pontianak dan Kubu Raya, terutama warga yang berada di sekitar titik distribusi air bersih PMI.

Pada Kamis (1/10), tim Betadine bertemu dengan relawan gabungan pemadam karhutla dan petugas distribusi air bersih PMI Kalbar. Pertemuan menjadi ruang untuk mendengarkan pengalaman relawan sekaligus memahami kebutuhan kesehatan dan edukasi pertolongan pertama yang relevan dengan kondisi di lapangan.

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kalbar, Asrul Putra Nanda, membagikan pengalaman relawan dalam penanganan karhutla. Sementara itu, Kepala Markas PMI Kalbar, Budiman Very, menjelaskan kegiatan distribusi serta inovasi penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak.

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kesiapsiagaan dalam menghadapi karhutla tidak hanya berkaitan dengan penanganan api, tetapi juga mencakup pemenuhan kebutuhan dasar dan perlindungan kesehatan relawan maupun masyarakat.

Dokter dan Edukator Kesehatan, dr. Firdaus, memberikan edukasi mengenai kesiapsiagaan kesehatan sekaligus melakukan pemeriksaan bersama tim medis dan PMI.

Materi yang diberikan mencakup pertolongan pertama pada luka ringan, kebersihan kulit setelah melakukan aktivitas dengan potensi paparan kuman lebih tinggi, serta langkah umum dalam merespons keluhan tenggorokan. Relawan yang membutuhkan tindak lanjut mendapatkan arahan berdasarkan hasil penilaian klinis.

Baca Juga  Karhutla 2026 Meluas, Koalisi Soroti Polusi Udara dan Tata Kelola Lahan

“Keluhan setiap orang berbeda. Langkah pertama adalah mendengarkan dan menilai apakah mereka memerlukan tindak lanjut,” ujar dr. Firdaus.

Untuk luka ringan, ia mengingatkan masyarakat agar tetap tenang, membersihkan luka dengan air bersih, menggunakan antiseptik yang sesuai, kemudian menutup luka dengan balutan bersih. Masyarakat juga perlu mengetahui kondisi ketika perawatan awal tidak lagi cukup dan membutuhkan bantuan tenaga kesehatan.

Dengarkan Pengalaman Relawan

Country Head PT iNova Pharmaceuticals Indonesia, Benyamin Wuisan, mengatakan perhatian terhadap kesehatan relawan menjadi bagian penting dalam upaya mendukung masyarakat yang terdampak karhutla.

“Relawan hadir saat masyarakat membutuhkan bantuan. Kita juga perlu memperhatikan kesehatan mereka. Masukan dari relawan akan membantu kami mengembangkan edukasi kesiapsiagaan kesehatan dan pertolongan pertama agar sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” kata Benyamin.

Menurutnya, kolaborasi dengan PMI juga menjadi kesempatan bagi Betadine untuk mendengarkan secara langsung tantangan yang dihadapi relawan selama menjalankan tugas.

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Kalimantan Barat, Hj. Lismaryani Sutarmidji, menilai kesehatan dan keselamatan petugas serta relawan perlu menjadi perhatian dalam penanganan karhutla.

“Dalam penanganan karhutla, PMI dan relawan gabungan bekerja membantu warga melalui layanan medis, dukungan logistik, dan penyediaan air bersih. Pertukaran pengetahuan bersama Betadine diharapkan menjadi masukan bagi pengembangan edukasi kesiapsiagaan dan pertolongan pertama yang lebih relevan dan praktis,” ujar Lismaryani.

Meninjau Lokasi Karhutla dan Distribusi Air Bersih

Setelah kegiatan di Pontianak, rombongan Betadine dan PMI Kalbar meninjau lokasi lahan gambut yang terdampak karhutla di Kubu Raya dengan mengikuti arahan keselamatan PMI.

Baca Juga  Betadine Clear Liquid 5 ml, Teman Praktis untuk Siaga Luka Saat Beraktivitas

Rangkaian kegiatan juga mencakup kunjungan ke instalasi pengolahan air bersih Air Penawar 81 (AP81) di Kubu Raya.

Pada Jumat (2/10), PMI dan tim medis melanjutkan pemeriksaan kesehatan serta edukasi kesiapsiagaan bagi sekitar 50 warga di titik distribusi air bersih.

Betadine Indonesia juga berkolaborasi dengan PMI Kalbar dalam distribusi air untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga terdampak karhutla di Dusun Sidomulyo, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Kolaborasi di Kalimantan Barat tersebut merupakan kelanjutan kerja sama edukasi Betadine dan PMI yang sebelumnya pada 2025 menggelar pelatihan pertolongan pertama bagi anggota PKK, pengemudi ojek online, dan wartawan di Jakarta Utara.

Setelah peringatan Hari Pertolongan Pertama Sedunia pada 12 September, edukasi kali ini diarahkan pada kebutuhan relawan karhutla, petugas distribusi air bersih, serta masyarakat di Kalimantan Barat.

Pengalaman dan pertanyaan yang muncul dari relawan maupun masyarakat diharapkan menjadi masukan untuk pengembangan materi kesiapsiagaan kesehatan dan pertolongan pertama yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Informasi mengenai kegiatan PMI terkait penanganan karhutla dan penyediaan air bersih dapat diikuti melalui Instagram resmi @pmiprovkalbar. Sementara informasi dan edukasi perawatan luka tersedia melalui @BetadineIndonesia dan edukasi perawatan khusus kewanitaan melalui @betadineforher. (Mur)

About The Author