Indocomtech 2026 Resmi Dibuka di JICC, Diskon Gadget hingga 70 Persen
2 mins read

Indocomtech 2026 Resmi Dibuka di JICC, Diskon Gadget hingga 70 Persen

VakansiInfo, Jakarta – Indocomtech 2026 resmi dibuka di Hall A, Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Kamis (29/10/2026). Pameran teknologi informasi dan gadget yang memasuki penyelenggaraan ke-32 ini berlangsung hingga 1 November 2026, menghadirkan beragam produk teknologi, promo belanja, serta kompetisi esports Point Blank National Championship (PBNC).

Mengusung tema “See, Experience, Solve, and Stay Ahead”, Indocomtech 2026 menghadirkan produk IT, gadget, dan teknologi konsumen untuk kebutuhan pekerjaan, pendidikan, komunikasi, hingga hiburan.

Pengunjung dapat memanfaatkan berbagai program promosi, termasuk diskon hingga 70 persen, clearance sale, lelang produk, serta cicilan 0 persen melalui myBCA sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. BCA menjadi Official Bank Partner dalam penyelenggaraan tahun ini.

Indocomtech 2026 Resmi Dibuka di JICC, Diskon Gadget hingga 70 Persen

Angkat Isu AI dan Keamanan Siber

Selain menawarkan produk teknologi, Indocomtech 2026 menjadi ruang diskusi mengenai perkembangan digitalisasi dan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI).

Anggota Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Marsudi Wahyu Kisworo, menilai pertumbuhan pusat data, komputasi awan, AI, dan kebutuhan integrasi sistem membuka peluang bagi industri teknologi Indonesia.

Baca Juga  ASUS Perkenalkan Inovasi AI Menyeluruh Lewat “Always Incredible” Jelang CES 2026

Meski demikian, perkembangan teknologi juga menghadirkan tantangan keamanan siber dan perlindungan data pribadi. Karena itu, pengembangan teknologi perlu melibatkan pemerintah, industri, dan akademisi.

Marsudi juga menekankan pendekatan human-centric, yaitu pengembangan teknologi yang berorientasi pada manusia dan memperkuat kemampuan, bukan sekadar menggantikan peran manusia.

Ketua Umum Yayasan APKOMINDO Indonesia, Hidayat Tjokrodjojo, turut menyoroti pentingnya pendidikan dan pemahaman dasar teknologi di tengah perkembangan AI.

Digitalisasi Pendidikan Jadi Perhatian

Perwakilan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam sambutan pembukaan menegaskan bahwa digitalisasi pendidikan perlu berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, bukan hanya pengadaan perangkat.

Data yang disampaikan dalam sambutan menyebutkan bahwa pada 2025 pemerintah menyediakan papan interaktif digital beserta kelengkapannya bagi 288.865 satuan pendidikan. Dukungan internet diberikan kepada 8.152 satuan pendidikan, sedangkan jaringan listrik disediakan bagi 2.389 satuan pendidikan.

Pada 2026, program digitalisasi pembelajaran dilanjutkan dengan sasaran 268.393 satuan pendidikan. Pendampingan pemanfaatan teknologi disebut telah menjangkau lebih dari 58.000 satuan pendidikan.

Pemerintah juga menekankan peningkatan kompetensi guru, penyediaan konten berkualitas, literasi digital, dan pengembangan pembelajaran yang inklusif, termasuk bagi peserta didik penyandang disabilitas.

Baca Juga  Pro Industri 4.0, Wamenperin: Teknologi AI Wujudkan "Smart Manufacturing"

Hadirkan Kompetisi Esports PBNC

Indocomtech 2026 turut menghadirkan Point Blank National Championship (PBNC) untuk mempertemukan komunitas gim dan penggemar esports.

Project Manager Point Blank Zeppeto Indonesia, Lukman Rizky El Dani, menyoroti bahwa industri gaming tidak hanya berkaitan dengan permainan. Ekosistem ini juga membuka peluang dalam pengembangan kreativitas, kerja sama tim, disiplin, pembuatan konten, dan profesi esports.

Dengan rangkaian pameran, promosi, edukasi, dan kompetisi tersebut, Indocomtech 2026 menjadi salah satu agenda teknologi yang dapat dikunjungi masyarakat hingga 1 November 2026 di Hall A, JICC, Senayan, Jakarta. (Mur)

MURSYID