Rayakan Hari Bumi, Ini Cara Unik Innit Lombok Jaga Pesisir Teluk Ekas
2 mins read

Rayakan Hari Bumi, Ini Cara Unik Innit Lombok Jaga Pesisir Teluk Ekas

VakansiInfo, Jakarta – Bayangkan menikmati makan malam romantis di tepi pantai… hanya ditemani cahaya lilin, suara ombak, dan langit malam yang tenang.

Di momen inilah Innit Lombok menghadirkan cara berbeda merayakan Hari Bumi 2026—bukan sekadar simbolis, tapi aksi nyata yang menyatu dengan pengalaman liburan.

Dari Bersih Pantai hingga Candle-Light Dinner

Perayaan dimulai pada 22 April 2026 dengan kegiatan bersih-bersih pantai di kawasan Teluk Ekas. Menariknya, kegiatan ini tidak hanya melibatkan tim resor, tapi juga masyarakat lokal hingga para tamu yang menginap.

Bukan cuma ikut-ikutan, tapi benar-benar jadi bagian dari gerakan menjaga laut tetap bersih.

Saat malam tiba, suasana berubah total. Lampu-lampu dipadamkan dalam semangat Earth Hour, digantikan cahaya lilin ramah lingkungan yang menciptakan ambience hangat dan intimate.

Momen ini dilengkapi dengan candle-lit dinner eksklusif di tepi pantai—menu spesial hasil kurasi Executive Chef Matthew Angga, yang mengangkat bahan lokal dengan cita rasa autentik.

Menanam Harapan Lewat Mangrove

Tak berhenti di situ, aksi berlanjut dengan penanaman sekitar 100 bibit mangrove di pesisir Teluk Ekas.

Baca Juga  Taman Surga Rinjani, Surga Tersembunyi di Lombok Timur yang Wajib Kamu Kunjungi!

Langkah ini bukan sekadar seremoni, tapi bagian dari upaya jangka panjang untuk:

  • memperkuat garis pantai
  • mencegah abrasi
  • menjaga keanekaragaman hayati

Menariknya, bibit mangrove berasal dari masyarakat lokal. Artinya, dampaknya bukan hanya untuk lingkungan, tapi juga ekonomi warga sekitar.

Dan ya, tamu juga bisa ikut menanam langsung—pengalaman yang jarang bisa didapat saat liburan biasa.

Dari Dapur ke Alam: Konsep Green Living

Di balik pengalaman staycation yang tenang, Innit Lombok juga menjalankan konsep hidup berkelanjutan secara nyata.

Resor ini mengembangkan greenhouse untuk menghasilkan bahan pangan sendiri—mulai dari sayuran hingga telur segar.

Ditambah lagi dengan penerapan sistem zero waste, di mana limbah dikelola dan didaur ulang secara optimal.

Hasilnya? Liburan tetap nyaman tanpa meninggalkan jejak berlebihan bagi alam.

Lebih dari Sekadar Liburan

“Kami percaya keberlanjutan butuh konsistensi dan kolaborasi,” ungkap Matthew Angga.

Bagi Innit Lombok, menjaga alam bukan hanya tanggung jawab—tapi bagian dari pengalaman yang ingin dibagikan ke setiap tamu.

Tren Baru: Liburan yang Punya Makna

Di tengah tren pariwisata berkelanjutan yang makin berkembang, apa yang dilakukan Innit Lombok jadi contoh nyata bahwa liburan bisa tetap mewah sekaligus berdampak positif.

Baca Juga  MotoGP Mandalika 2025 Hadirkan Edukasi: 1.000 Siswa Lombok Ikuti Paddock Tour

Bukan cuma healing untuk diri sendiri, tapi juga untuk bumi. (Red)

About The Author