Anak-anak Kampung Pasir Angin Mulai Latihan Teater, Belajar Berani dan Kreatif
2 mins read

Anak-anak Kampung Pasir Angin Mulai Latihan Teater, Belajar Berani dan Kreatif

VakansiInfo, Bogor – Minggu pagi menjadi waktu belajar yang berbeda bagi anak-anak di Kampung Pasir Angin, Desa Cipicung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.

Bertempat di Kompleks Edukasi Putra Bangsa, puluhan anak mengikuti kegiatan belajar membaca sekaligus latihan perdana Teater Putra Bangsa pada Minggu, 13 September 2026.

Kegiatan tersebut digelar oleh Taman Baca Putra Bangsa bersama Taman Baca Nyala Aksara yang rutin mengadakan kegiatan belajar setiap Minggu pagi.

Pada sesi membaca, anak-anak didampingi Siti Aulia dan Isti Wuryanti. Mereka mendapatkan materi sesuai kemampuan, mulai dari mengenal huruf hingga berlatih membaca dengan lebih lancar.

Sementara itu, suasana berbeda hadir ketika anak-anak mulai mengikuti latihan teater. Dipandu Heri Cokro, mereka diperkenalkan dengan dasar-dasar seni peran melalui olah tubuh, olah vokal, olah rasa, dan olah napas.

Latihan tersebut juga diikuti dengan audisi sebagai persiapan menuju pementasan perdana Teater Putra Bangsa yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026.

Belajar Seni Sekaligus Membangun Keberanian

Bagi Heri Cokro, teater dapat menjadi media pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak.

Baca Juga  Rumah Belajar August Hamonangan Jadi Ruang Belajar Kreatif Anak Jakarta

Menurutnya, aktivitas bermain peran tidak hanya berkaitan dengan kemampuan tampil di depan penonton. Anak-anak juga dapat belajar membangun keberanian, kedisiplinan, kepekaan, serta kemampuan bekerja bersama.

“Teater bukan sekadar belajar bermain peran, tetapi juga melatih keberanian, kepekaan, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja bersama,” ujar Heri.

Kegiatan Taman Baca Nyala Aksara sendiri mendapat dukungan dari Yayasan Maha Padma Parartha.

Selain kegiatan membaca dan teater, program edukasi Daya Putra Bangsa juga menyediakan sejumlah kursus gratis, seperti Matematika dasar, komputer, dan Bahasa Inggris.

Ruang belajar tersebut juga terbuka untuk masyarakat umum. Melalui Sawala Putra Bangsa dan Sawala Dasa Wacana yang digelar setiap tanggal 10, masyarakat dapat berdiskusi mengenai pendidikan, budaya, seni, ekonomi, hingga berbagai persoalan sosial.

“Kami ingin Kompleks Edukasi Putra Bangsa menjadi ruang belajar bersama—anak-anak bisa membaca dan berkesenian, sementara masyarakat memiliki ruang untuk berdiskusi dan bertukar gagasan,” kata Heri.

Latihan perdana Teater Putra Bangsa menjadi awal bagi anak-anak Kampung Pasir Angin untuk mengenal seni peran sekaligus mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda.

Baca Juga  Melalui Dongeng Anak, Pustaka Kementan RI laksanakan Launching Taman Baca dan Penguatan Literasi Pertanian di Rancamaya

Dengan pendekatan yang kreatif dan menyenangkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk tumbuh lebih percaya diri sekaligus berani mengekspresikan gagasan dan kreativitas mereka. (Ckr03/red)

About The Author