Tangis Haru Warnai Penyambutan Santri Baru Ma’had Darulhusna, Prosesi Basuh Kaki Orang Tua Jadi Sorotan
2 mins read

Tangis Haru Warnai Penyambutan Santri Baru Ma’had Darulhusna, Prosesi Basuh Kaki Orang Tua Jadi Sorotan

VakansiInfo, Bogor – Suasana haru menyelimuti Pesantren Ma’had Darulhusna di Ciampea, Kabupaten Bogor, saat menggelar penyambutan santri baru Tahun Ajaran 2026/2027, Ahad (5/7/2026). Salah satu momen yang paling menyentuh hati adalah prosesi membasuh kaki orang tua, yang menjadi simbol bakti, penghormatan, dan permohonan restu sebelum memulai perjalanan menuntut ilmu.

Awali Perjalanan Menuntut Ilmu dengan Doa dan Restu Orang Tua

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menghadirkan suasana khidmat. Selanjutnya, Pimpinan Pondok Assoc. Prof. Dr. KH. Pahrurroji M. Bukhori, SHI, SS, MA, M.Ud memberikan pemantapan kepada para santri baru dan orang tua mengenai visi pendidikan Ma’had Darulhusna.

Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh keikhlasan, akhlak mulia, kedisiplinan, serta penghormatan kepada guru dan kedua orang tua.

Pesantren berkomitmen mencetak generasi muslim yang unggul dalam ilmu, kokoh dalam iman, dan mampu memberikan manfaat bagi umat, bangsa, serta negara.

Tangis Haru Warnai Penyambutan Santri Baru Ma'had Darulhusna, Prosesi Basuh Kaki Orang Tua Jadi Sorotan

Prosesi Basuh Kaki Orang Tua Mengundang Tangis Haru

Setelah sesi foto bersama, acara mencapai puncaknya saat para santri baru membasuh kaki ayah dan ibu mereka.

Baca Juga  Penuh Haru, SDIT Birru Wattaqwa Lepas Angkatan IV Menuju Jenjang Pendidikan Berikutnya

Prosesi tersebut berlangsung dalam suasana penuh haru. Banyak santri dan orang tua yang tak kuasa menahan air mata saat saling memohon maaf, memberikan doa, dan restu.

Tradisi ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus pengingat bahwa keberhasilan dalam menuntut ilmu tidak dapat dipisahkan dari ridha kedua orang tua.

Menanamkan Nilai Adab Sejak Hari Pertama

Melalui prosesi tersebut, para santri diharapkan memiliki semangat belajar yang tinggi, menjaga adab kepada guru, menghormati kedua orang tua, serta mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh selama berada di pesantren.

Penyambutan santri baru juga menjadi langkah awal untuk membantu para peserta didik beradaptasi dengan kehidupan pesantren sekaligus menanamkan nilai-nilai Islam sejak hari pertama mereka belajar.

Pesantren Ma’had Darulhusna berharap seluruh santri baru dapat tumbuh menjadi pribadi yang saleh, mandiri, mencintai Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan kelak memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan kemanusiaan. (Ckr03/red)

About The Author