You are currently viewing Muhammad Arif Pemilik Talas Industri, Memulai Usaha Sejak Jaman SMA

Vakansiinfo, Tanggerang – Kegigihan dan kesungguhan dari Muhammad Arif owner dari UMKM Talas Industri. Bisa di jadikan inspirasi untuk para pelaku UMKM. Lelaki yang akrab di panggil Arif ini menceritakan, sejak jaman SMA sudah memulai bisnis UMKM. Dari menjual ayam bakar, salon motor bahkan pernah mendirikan Bimbel (bimbingan belajar). Karena pada masa itu di mana game PS dan game online warnet sedang marak. Banyak keluhan dari orang tua yang meminta solusi kepada nya dengan keadaan ini. Hingga akhirnya terbentuk Bimbel ini. Sayang nya hanya anak-anak perempuan saja yang tertarik, sedangkan anak laki-lakinya masih banyak yang bermain game.

Talas Industri beralamat di Jalan Talas 2, Pondok Cabe Ilir Pamulang Tangerang

Awal Brand Talas Industri

Hingga akhirnya bertemu seorang teman yang pulang dari Malaysia, Kemudian mendirikan sekolah bola. Karena kebutuhan seragam tim sepak bola sangat tinggi, awalnya memesan pada seorang teman yaitu Yura owner Brand Waysport. Dan mulai mempelajari untuk memproduksi sendiri.

“Bila orang lain bisa, saya juga bisa. Namanya manusia kita masih sama-sama makan nasi.” Ungkap Arif. Dengan di bantu diskusi bersama Yura owner Brand Waysport, Arif mulai membeli mesin-mesin yang dibutuhkan. Hingga lengkap dan mulai merekrut karyawan, dengan brand awal Talas Apparel karena masih memproduksi Jersey saja.

Karena semakin banyak nya permintaan, bukan sekedar Jersey saja yang diproduksi. Seragam kantor dan sekolah, percetakan juga souvernir juga mulai di produksi. Maka pada pertengahan tahun 2014 Talas Apparel menjadi Talas Industri. Yang beralamat di Jalan Talas 2, Pondok Cabe Ilir Pamulang Tangerang.

Talas Industri Jersey, Seragam kantor dan sekolah, percetakan juga souvernir.

Kendala-kendala Yang Di lalui

“Kendala yang menjadi perhatian dalam dunia bisnis Jersey adalah SDM penjahitnya. Di mana dalam 1 atau 2 tahun mengalami pergantian karyawan silih berganti. Dan pada tahun ke 4 atau 5 baru mendapatkan karyawan yang loyal.” Papar Arif kepada Vakansiinfo Minggu (04/06/2023).

Permodalan juga menjadi faktor kendala selanjutnya dalam usaha. Arif menambahkan, “Dalam 1 Minggu terkadang datang PO 5 sampai 10 order. Terkadang mereka hanya memberi DP sebesar 30% sampai 50% saja. Dari 5 sampai 10 PO berarti banyak modal untuk menutupi biaya produksi. Cara mengantisipasi dari 10 order, di order 6 ke 10 DP tersebut di gunakan untuk order 1 sampai 5 dahulu. Setelah selesai dengan semua pembayarannya, baru mengerjakan order 5 sampai 10. Begitulah strategi untuk mensiasati permodalan. Satu sisi kita juga harus memiliki dana pribadi, guna penutupan modal.”

Persaingan harga juga menjadi kendala pada saat ini. Terlebih lagi persaingan harga di market place menawarkan harga yang lebih murah. Kendati demikian harga tidak pernah bohong, karena harga murah tidak bisa bersaing kwalitas nya. Saat ini Talas Industri menggunakan strategi preseller dalam konsep marketingnya.

Pada tahun 2016 Talas Industri pernah bekerjasama dengan klub liga 2 dan liga 3 sepakbola Indonesia. PSBS Biak Papua dan SS Lampung FC. ” Saat-saat yang membanggakan. Brand lokal yang baru lahir bisa bekerjasama dengan klub liga 2 dan 3.” Paparnya.

Man Jadda Wa Jadda

Dalam menjalani bisnis harus menanamkan kesungguhan terlebih dahulu. ‘Man Jadda wa Jadda’ siapa yang bersungguh-sungguh pasti berhasil. “Kesungguhan itu harus ditanamkan dahulu. Allah tidak akan merubah nasib seseorang apa bila orang tersebut tidak mau merubah nasibnya.” Tutup Muhammad Arif.

(Ads)