Panasonic GOBEL Berikan Beasiswa kepada 22 Mahasiswa Berprestasi, Bekali Generasi Muda dengan Pengalaman Industri
3 mins read

Panasonic GOBEL Berikan Beasiswa kepada 22 Mahasiswa Berprestasi, Bekali Generasi Muda dengan Pengalaman Industri

VakansiInfo, Jakarta – Komitmen Kelompok Panasonic GOBEL dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia kembali diwujudkan melalui penyerahan Panasonic Scholarship Indonesia 2026 kepada 22 mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Program ini menjadi bagian dari perayaan 70 Tahun GOBEL Mengabdi untuk Negeri, sekaligus menegaskan bahwa investasi terbaik bagi masa depan Indonesia dimulai dari pendidikan generasi mudanya.

Panasonic Scholarship merupakan program CSR global Panasonic yang telah hadir di Indonesia sejak 1999. Selama lebih dari dua dekade, program ini terus berkembang dengan memberikan kesempatan kepada mahasiswa berprestasi dari jenjang Diploma, Sarjana hingga Pascasarjana untuk memperoleh dukungan pendidikan.

Tahun ini, sebanyak 22 mahasiswa terpilih melalui proses seleksi yang mempertimbangkan prestasi akademik, kepemimpinan, komitmen terhadap pengembangan diri, kondisi ekonomi keluarga, hingga rencana kontribusi bagi masyarakat.

Prosesi penyerahan beasiswa berlangsung di Panahall PT Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI) bersamaan dengan perayaan ulang tahun ke-56 perusahaan. Acara turut dihadiri manajemen Panasonic, perwakilan kampus, orang tua mahasiswa, dan para penerima beasiswa.

Presiden Direktur PMI, Tsutomu Ishihara, mengatakan Panasonic GOBEL percaya bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar menjadi pemimpin masa depan.

“Melalui Panasonic Scholarship kami ingin mendukung mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, semangat kepemimpinan, serta komitmen memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Yantie Rachim Gerakkan Bunda PAUD se-Kota Bogor Pantau Pelaksanaan MPLS Ramah 2026

Tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, Panasonic Scholarship juga menghadirkan pengalaman belajar yang lebih luas. Para penerima memperoleh pembekalan mengenai filosofi perusahaan Panasonic GOBEL, mengenal nilai-nilai pendiri Drs. H. Thayeb Muhammad Gobel dan Konosuke Matsushita, hingga melihat secara langsung proses manufaktur modern melalui kunjungan ke fasilitas produksi PMI.

Kolaborasi dunia pendidikan dan industri tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang adaptif, inovatif, serta siap menghadapi tantangan global sekaligus menjadi agen perubahan bagi pembangunan Indonesia.

Daftar Penerima Panasonic Scholarship Indonesia 2026

Pada Panasonic Scholarship Indonesia 2026, sebanyak 22 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri terpilih menerima beasiswa pada jenjang Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana.

Program Diploma (D3/D4) diikuti sembilan mahasiswa dari berbagai kampus, yakni Adinda Massa Merah Lawan Tirani (POLINES – Teknik Informatika), Lalu Moh Hisyam Farki (PENS – Teknik Informatika), Afin Bastian Nugroho (POLINES – Akuntansi), Agung Sudrajat (PNJ – Teknik Mesin), Cyntia Tita Rahmadanty (UI – Bisnis Kreatif), Eugenia Valiant Van True (PENS – Teknik Informatika), Linus Fikri Baihaqi Yudhianto (ITS – Teknik Infrastruktur Sipil), Maulyddina Nur May Firoh (PENS – Teknik Elektronika), serta Naufal Zhafransyah Setiawan (PENS – Teknik Informatika).

Baca Juga  MPLS Ramah Dimulai, Kemendikdasmen Pastikan Hari Pertama Sekolah Bebas Perpeloncoan

Sementara itu, Program Sarjana (S1) diberikan kepada 10 mahasiswa, yaitu Christiano Rudolfo Leluly (ITB – Teknik Industri), Dian Nova Ariyanti Saragih (ITB – Manajemen Rekayasa), Misyael Simon Bangun (ITB – Manajemen Rekayasa), Lalla Yasminia (ITS – Teknik Kelautan), Muhammad Zidane Rafif (UNSADA – Teknik Elektro), Fathan Kamal Idham (UGM – Teknik Mesin), M. Faisal Joesoef Fadly Al Ghani (UI – Manajemen), Regita Febi Cahyani (UI – Geografi), Saktyo Bima Leksono (UI – Teknik Lingkungan), serta Rofid Caesar Yudistira (UNS – Ekonomi Pembangunan).

Adapun Program Pascasarjana (S2) diberikan kepada Evie Oktafia (Universitas Indonesia – Ilmu Administrasi), Kelvin Mohammad Yusron (Universitas Padjadjaran – Komunikasi Bisnis), dan Vernanda Sania (Institut Teknologi Bandung – Teknik dan Manajemen Industri).

Para penerima dipilih melalui proses seleksi yang mempertimbangkan prestasi akademik, kemampuan kepemimpinan, komitmen terhadap pengembangan diri, kondisi ekonomi keluarga, serta potensi memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di masa depan. (Eff)

About The Author