RSIA Bunda Jakarta Luncurkan Pusat Neurologi Anak, Hadirkan EEG Portabel untuk Deteksi Epilepsi Lebih Akurat
2 mins read

RSIA Bunda Jakarta Luncurkan Pusat Neurologi Anak, Hadirkan EEG Portabel untuk Deteksi Epilepsi Lebih Akurat

👁️ 0 views

VakansiInfo, Jakarta – Penanganan gangguan saraf pada anak kini memasuki babak baru.

RSIA Bunda Jakarta resmi meluncurkan Pediatric Neurology Center, sebuah pusat layanan terpadu untuk diagnosis dan penanganan gangguan neurologi anak, bertepatan dengan peringatan Hari Epilepsi Sedunia 2026.

Tak hanya menghadirkan layanan baru, rumah sakit ini juga memperkenalkan inovasi teknologi Electroencephalogram (EEG) portabel, yang dirancang untuk membuat proses diagnosis epilepsi pada anak menjadi lebih nyaman, fleksibel, dan minim stres.

Tantangan Diagnosis Epilepsi Anak

Selama ini, pemeriksaan EEG konvensional sering menjadi tantangan bagi pasien anak.

Perangkat yang besar, suasana rumah sakit, hingga prosedur yang tidak familiar kerap membuat anak merasa cemas, yang pada akhirnya dapat memengaruhi hasil pemeriksaan.

EEG portabel hadir sebagai solusi.

Teknologi ini memungkinkan perekaman aktivitas listrik otak dilakukan dalam kondisi yang lebih natural—saat anak bermain, beristirahat, bahkan tidur.

“Data Lebih Akurat, Anak Lebih Nyaman”

Dr. dr. Achmad Rafli, Sp.A, Subsp. Neuro(K), FICNA, Konsultan Neurologi Anak RSIA Bunda Jakarta, menjelaskan bahwa pendekatan baru ini membuka peluang diagnosis yang lebih presisi.

Baca Juga  Rayakan 64 Tahun, PT. Mecosin Indonesia Gelar Aksi Nyata untuk Generasi Sehat Indonesia

“EEG portabel memungkinkan perekaman aktivitas listrik otak dilakukan secara lebih natural. Kondisi ini membantu kami mendapatkan data yang lebih akurat, terutama pada kasus epilepsi yang kompleks,” ujarnya.

Menurutnya, teknologi ini juga membantu dokter menentukan terapi yang lebih tepat untuk setiap pasien.

Layanan Terpadu Neurologi Anak

Pediatric Neurology Center RSIA Bunda Jakarta tidak hanya fokus pada epilepsi.

Layanan ini juga mencakup:

  • Gangguan perkembangan saraf
  • Kejang demam
  • Evaluasi neurologi anak
  • Program rehabilitasi terintegrasi

Seluruh layanan ditangani oleh tim multidisiplin, mulai dari dokter spesialis anak konsultan neurologi hingga terapis tumbuh kembang.

Dorongan Deteksi Dini

Dengan pendekatan yang lebih komprehensif, RSIA Bunda Jakarta menargetkan peningkatan deteksi dini gangguan neurologi pada anak.

Tujuannya sederhana namun penting: mengurangi risiko dampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak.

Ke depan, rumah sakit ini juga berencana mengembangkan riset berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung prediksi kejang dan terapi yang lebih personal.

Menuju Standar Baru Kesehatan Anak

Peluncuran pusat ini menandai langkah penting dalam transformasi layanan neurologi anak di Indonesia.

Baca Juga  Kemenkes Hadirkan Vaksin Pulmera, Perkuat Perlindungan Anak dari Pneumonia

Bukan hanya soal teknologi, tetapi juga pendekatan yang lebih manusiawi—di mana anak tidak lagi menjadi “pasien prosedur”, melainkan individu yang membutuhkan kenyamanan dalam proses penyembuhan. (Eff)

About The Author