You are currently viewing Sikapi Dinamika Ketersediaan Dan Harga Bawang Putih, Badan Pangan Nasional bersama Kemendag Kolaborasi Lakukan Percepatan Pengadaan Stok

Vakansiinfo, Jakarta – Menyikapi dinamika stok dan harga bawang putih terkini. Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) pastikan terus perkuat kerja sama dan koordinasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag). Guna percepatan proses dan realisasi pengadaan luar negeri salah satu komoditas pangan strategis tersebut. Pengadaan tersebut di perlukan untuk mendorong penambahan pasokan sehingga dapat menjaga stabilitas harga bawang putih di tingkat konsumen.

Pernyataan tersebut di sampaikan Kepala NFA Arief Prasetyo Adi, melalui keterangannya, Selasa, (30/05/2023), di Jakarta. Menurutnya, NFA secara intens terus melakukan komunikasi bersama Kemendag guna membahas progres penerbitan Surat Perizinan Impor (SPI) bawang putih.

“Kita terus bersama-sama Kemendag melakukan koordinasi untuk percepatan pengadaan, seluruh dokumen telah di siapkan dan prosesnya tengah berjalan,” terangnya.

Adapun regulasi terkait pengadaan dari luar (impor) berkaitan dengan beberapa kementerian/lembaga. Penerbitan kuota Rencana Impor Produk Hortikultura (RIPH) merupakan kewenangan Kementerian Pertanian. Sementara Surat Perizinan Impor (SPI) merupakan ranah Kementerian Perdagangan. Sedangkan NFA melakukan perhitungan ketersediaan dan kebutuhan pangan sebagai dasar perumusan kebijakan dan penetapan kebutuhan impor.

Seperti di ketahui, bawang putih merupakan salah satu komoditas pangan yang masih memerlukan tambahan pasokan dari luar negeri untuk memenuhi konsumsi domestik. Untuk itu, kondisi harga komoditas tersebut di dalam negeri tidak terlepas dari pengaruh harga internasional atau di negara asal. Seperti di ketahui sebelumnya, harga bawang putih di China berada di atas $1.300 per Ton. Hal tersebut yang turut menyebabkan harga di dalam negeri terkerek naik.

Baca Juga  Buka Festival Kemerdekaan Kemendag, Mendag Zulkifli Hasan Ajak Masyarakat Lakukan yang Terbaik untuk Negeri

Mengenai ketersediaan bawang putih, Arief meminta masyarakat tidak perlu khawatir. Pasalnya, dengan perencanaan yang telah di lakukan. pemerintah. Melalui NFA dan Kementerian/Lembaga terkait memastikan ketersediaan bawang putih terjaga sepanjang tahun.

“Kita juga terus lakukan pemantauan dan penghitungan melalui Neraca Pangan Nasional. Ini sesuai arahan Bapak Presiden agar pasokan dan keseimbangan harga pangan di jaga sepanjang tahun,” ujarnya.

Pengadaan Bawang Putih

Berdasarkan Prognosa Neraca Pangan Nasional Januari-Desember 2023, kebutuhan bawang putih nasional dalam setahun sekitar 652 ribu ton. Sedangkan produksi dalam negeri sekitar 18 ribu ton dan stok awal atau carry over dari tahun 2022 adalah 143 ribu ton. “Untuk menutupi kekurangannya maka telah di lakukan perencanaan pengadaan luar negeri. Sehingga di perkirakan stok bawang putih nasional pada akhir 2023 tersedia 99 ribu ton,” paparnya.

Begitu juga untuk periode sampai dengan Juni 2023 ini. Menurutnya, berdasarkan penghitungan Neraca Pangan, stok bawang putih nasional pada akhir Juni 2023 tersedia sekitar 14 ribu ton. Jumlah tersebut berdasarkan penambahan stok awal atau carry over dari tahun 2022 sebesar 143 ribu ton. Produksi dalam negeri sampai Juni 11 ribu ton, dan realisasi rencana pengadaan luar negeri Januari-Juni 2023 yang tengah berjalan.

Baca Juga  Kemendag dengan PT Bank Syariah Indonesia Menandatangani Nota Kesepahaman

Walaupun masih mengandalkan pengadaan luar negeri, Arief memastikan, penyerapan produksi bawang putih dalam negeri tetap menjadi prioritas. “Seperti komoditas pokok lainnya, pastinya kita tetap prioritaskan penggunaan hasil produksi dalam negeri,” ungkapnya.

Terkait upaya menjaga stabilitas harga ke depannya, Arief menambahkan, pada tahun ini NFA melalui BUMN Pangan telah mulai melakukan pengisian Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk komoditas bawang putih. “Kita sudah mulai isi secara bertahap, kita targetkan memiliki stok CPP bawang putih 55,7 ribu ton sehingga bisa di optimalkan untuk langkah-langkah intervensi menjaga stabilitas harga dan kondisi kedaruratan,” paparnya.

Untuk kondisi harga bawang putih di tingkat konsumen berdasarkan Panel Harga Pangan NFA per 29 Mei 2023. Harga rata-rata nasional bawang putih berada di Rp 36.875 per Kg, atau mengalami sedikit kenaikan di banding minggu lalu yang berada di posisi Rp 36.340 per Kg.

(Red)