Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Babak Baru Fiskal Pemerintahan Prabowo Dimulai
2 mins read

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Babak Baru Fiskal Pemerintahan Prabowo Dimulai

VakansiInfo, Jakarta – Pergantian Menteri Keuangan membawa wajah baru dalam pengelolaan fiskal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Senin (14/9/2026).

Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta. Pengangkatan Suahasil ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 untuk sisa masa jabatan 2024–2029.

Bagi Suahasil, posisi tersebut sebenarnya bukan dunia baru. Sebelum menjadi Menteri Keuangan, ia merupakan Wakil Menteri Keuangan dan telah cukup lama berada di lingkungan Kementerian Keuangan.

Kini, ia mendapat tugas baru: memastikan pengelolaan keuangan negara tetap berjalan di tengah tantangan ekonomi yang tidak sederhana.

Dari Purbaya ke Suahasil

Purbaya menjabat Menteri Keuangan sekitar satu tahun. Selama masa tersebut, salah satu kebijakan yang cukup mendapat perhatian adalah penempatan dana pemerintah di bank-bank BUMN.

Pemerintah menempatkan SAL sebesar Rp200 triliun di Himbara untuk menjaga likuiditas dan mendorong penyaluran kredit.

Bahkan sebelum digantikan, Purbaya memastikan dana Rp200 triliun tersebut tetap berada di perbankan hingga Juli 2027.

Baca Juga  Kedubes Iran Apresiasi Dukungan Indonesia, Sambut Kesiapan Prabowo Mediasi Konflik Iran-AS

Kebijakan tersebut kini menjadi bagian dari pekerjaan rumah Suahasil.

Ia harus memastikan kebijakan yang sudah berjalan tetap memberikan manfaat bagi perekonomian, sembari melihat apakah diperlukan penyesuaian terhadap kondisi terbaru.

Menjaga Keseimbangan APBN

Menjadi Menteri Keuangan bukan hanya soal mengatur uang negara.

Ada banyak kepentingan yang harus dijaga secara bersamaan. Pemerintah membutuhkan anggaran untuk pembangunan dan menjaga daya beli masyarakat, sementara kesehatan APBN juga harus tetap diperhatikan.

Suahasil harus menjaga agar belanja negara mampu mendukung pertumbuhan tanpa membuat ruang fiskal semakin terbatas.

Pada saat yang sama, pasar akan mencermati bagaimana Menteri Keuangan baru memberikan kepastian mengenai arah kebijakan fiskal pemerintah.

Menunggu Langkah Pertama Suahasil

Pengalaman Suahasil di Kementerian Keuangan menjadi modal penting untuk menjalankan tugas tersebut.

Ia tidak datang sebagai orang baru. Ia sudah memahami birokrasi, mekanisme APBN, serta dinamika kebijakan fiskal dari dalam kementerian.

Namun, menjadi Wakil Menteri tentu berbeda dengan memegang kendali penuh sebagai Menteri Keuangan.

Kini keputusan-keputusan strategis berada di tangannya.

Baca Juga  Prabowo Apresiasi Atlet SEA Games 2025: Bonus hingga Rp1 Miliar dan Kenaikan Pangkat

Mulai dari menjaga kredibilitas APBN, mengelola pembiayaan, menjaga disiplin fiskal, hingga memastikan kebijakan pemerintah tetap mampu memberikan dorongan bagi perekonomian.

Babak Baru Dimulai

Pergantian Menteri Keuangan akhirnya menjadi lebih dari sekadar pergantian pejabat.

Purbaya meninggalkan sejumlah kebijakan yang masih berjalan. Suahasil masuk dengan pengalaman panjang dan tantangan yang tidak kalah besar.

Publik kini menunggu apakah Suahasil akan mempertahankan garis besar kebijakan sebelumnya atau membawa pendekatan baru.

Jawabannya tidak akan terlihat hanya dari seremoni pelantikan.

Arah fiskal pemerintahan Prabowo akan lebih jelas melalui kebijakan yang diambil Suahasil dalam beberapa bulan ke depan.

Di situlah babak baru pengelolaan fiskal Indonesia benar-benar akan diuji. (Mur)

About The Author