SWAKARYA 2026 HMPV IPB Ajarkan Budidaya Ayam Petelur untuk Perkuat Ketahanan Pangan
2 mins read

SWAKARYA 2026 HMPV IPB Ajarkan Budidaya Ayam Petelur untuk Perkuat Ketahanan Pangan

VakansiInfo, Bogor – Sebanyak 36 peserta binaan Yayasan Rumah Kreatif Keboen Sastra Bogor mendapat kesempatan belajar langsung mengenai budidaya ayam petelur melalui program SWAKARYA 2026 yang digelar Himpunan Mahasiswa Vokasi Peternakan (HMPV) IPB University, Sabtu (26/9/2026).

Program yang dijalankan Tim Petern-Aksi bersama Departemen Kesejahteraan Mahasiswa dan Sosial Masyarakat (Kemsosmas) HMPV IPB University tersebut mengusung tema “Aksi Swakarya: Menetas Harapan, Menuai Masa Depan”.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pemberdayaan masyarakat pra-sejahtera sekaligus mengenalkan cara mengembangkan sumber pangan berbasis komunitas.

Tidak hanya mendapatkan materi, peserta juga diajak melihat langsung praktik budidaya ayam petelur menggunakan teknologi sederhana yang dapat diterapkan pada lahan terbatas.

Belajar Beternak dari Kandang hingga Telur

Kegiatan diawali seminar edukasi bersama dosen Program Studi Teknologi dan Manajemen Ternak, Siti Mawwaddah, S.Pt., M.Si.

Selanjutnya, peserta mengikuti praktik yang dipandu Tim Petern-Aksi. Materi yang diberikan cukup lengkap, mulai dari pengelolaan kandang baterai, pemasangan air minum otomatis atau nipple, biosecurity, sanitasi, manajemen pemeliharaan, pakan, kesehatan ayam, hingga pengelolaan dan penyimpanan telur.

Baca Juga  Ekowisata Indonesia: Potensi Besar dan Solusi Pariwisata Berkelanjutan

Sebanyak 12 ekor ayam petelur berusia sekitar 18 minggu disiapkan untuk mendukung praktik tersebut.

Model budidaya ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus membantu menyediakan sumber protein hewani secara berkelanjutan.

Bukan Sekadar Bantuan

Peserta SWAKARYA 2026 berasal dari berbagai latar belakang. Dari sekitar 36 peserta binaan, terdapat 15 anak yatim piatu, satu anak putus sekolah, 10 anak jalanan, dan 10 anak dari keluarga kurang mampu atau dhuafa.

Ketua Pelaksana SWAKARYA 2026, Luthfi Suhada, mengatakan program tersebut sejak awal dirancang agar masyarakat mendapatkan bekal yang bisa digunakan dalam jangka panjang.

“Kami ingin SWAKARYA tidak berhenti pada pemberian bantuan. Yang kami bangun adalah pengetahuan, keterampilan, dan sarana agar masyarakat dapat mengelola sumber pangan secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Luthfi.

Ia menilai lahan terbatas tetap dapat dimanfaatkan untuk peternakan skala kecil selama didukung pengetahuan dan teknologi yang tepat.

Karena itu, kolaborasi mahasiswa, akademisi, dan lembaga sosial diharapkan dapat melahirkan model pemberdayaan yang bisa dikembangkan di lingkungan masyarakat lainnya.

Baca Juga  Didukung Transformasi Danantara, Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun

Kandang dan Bibit Ayam Diserahkan

Sebagai bagian dari keberlanjutan program, kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis unit kandang baterai dan bibit ayam petelur kepada Yayasan Rumah Kreatif Keboen Sastra Bogor.

Sarana tersebut diharapkan dapat digunakan untuk melanjutkan praktik budidaya sekaligus menjadi media pembelajaran bagi peserta binaan.

SWAKARYA 2026 merupakan program HMPV IPB University melalui Tim Petern-Aksi dan Departemen Kemsosmas dengan dukungan Program Studi Teknologi dan Manajemen Ternak, Sekolah Vokasi IPB University, serta Yayasan Rumah Kreatif Keboen Sastra Bogor.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya hadir untuk berbagi ilmu, tetapi juga mendorong masyarakat mengenal cara sederhana membangun sumber pangan yang dapat dikembangkan secara mandiri. (Ckr03/red)

About The Author