You are currently viewing Tips Sedarhana Dan Mudah Membentuk Pribadi Anak Yang Mandiri

Vakansiinfo – Kiat sederhana dan mudah dalam membentuk pribadi anak yang mandiri merupakan tips yang di cari oleh banyak orang. Sebab pribadi yang mandiri akan membawa pada kesuksesan. Berbeda dengan pribadi yang tidak mandiri, yang akan bergantung pada orang lain yang belum tentu bisa membantunya.

Terlebih lagi untuk anak-anak, menjadi pribadi yang mandiri adalah cara menghadapi masa depan yang paling bagus saat mulai tumbuh dewasa. Jangan sampai anak menjadi pribadi yang manja, karena ini akan menyusahkan orang-orang di sekitarnya.

Berikut adalah tips sederhana dan mudah yang bisa Anda terapkan pada anak agar menjadi pribadi yang mandiri.

Menanamkan Rasa Percaya Diri

Rasa percaya diri tidak tumbuh dengan begitu saja. Perlu bantuan beberapa orang sekitar untuk menstimulasinya. Sahabat sebagai orang tua, bisa menanamkan rasa percaya diri pada anak dengan memberikan apresiasi atas pekerjaan yang di selesaikannya. Meskipun itu remeh, namun sangat berdampak pada anak.

Apresiasi tidak harus dengan memberikan hadiah. Anda bisa memberi dengan memuji dan mengucapkan “terima kasih” pada anak. Itu sudah cukup membuatnya senang dan menimbulkan rasa percaya diri.

Coba Dulu Sendiri sampai Mentok

Memberikan kesempatan mencoba pada anak adalah cara untuk menanamkan kemandirian sejak dini. Mulai dari makan sendiri, mandi sendiri, hingga membersihkan hal-hal remeh di rumah. Ajarilah anak-anak untuk mencoba dan tidak mudah menyerah.

Anda bisa memperhatikan hasil pekerjaan sang anak. Jika di rasa dia sudah mentok, maka Anda bisa membantu menyelesaikannya. Namun, usahakan membiarkan dia menyelesaikan masalahnya, kita cukup mengawasinya saja.

Tips Sedarhana Dan Mudah Membentuk Pribadi Anak Yang Mandiri

Jangan Mengandalkan Orang Lain

Perlu di tekankan pada anak untuk tidak mengandalkan orang lain. Orang lain juga punya kesibukan. Jika memang pekerjaan tersebut bisa di selesaikan sendiri, ya selesaikan sendiri.

Jika memang tidak bisa di selesaikan sendiri, maka ajari anak untuk mengidentifikasi mana yang tidak bisa di selesaikan sendiri dan mana yang bisa. Dengan seperti itu, anak akan mulai belajar menyelesaikan masalahnya hingga tuntas.

Jika memang perlu bantuan orang lain, ajari anak cara untuk meminta bantuan ke orang lain. Ajarkan anak mengenai adab meminta tolong pada orang lain. Hal ini sangat penting baginya nanti ketika bersosialisasi dengan orang lain.

Mulai Mengambil Tanggung Jawab dari yang Termudah

Untuk mengajarkan anak mandiri salah satu caranya adalah dengan memberinya tanggung jawab di mulai dari yang paling mudah. Misal mengepel lantai yang kotor akibat dia makan. Walaupun hal ini kelihatannya remeh, namun tak banyak anak kecil yang mau.

Setelah anak menyelesaikan tanggung jawabnya, jangan lupa memberikan pujian atau hadiah agar anak menjadi senang. Jika Anda rasa anak sudah bisa mengambil tanggung jawab tambahan, kita bisa menawarkannya pada sang anak, apakah dia mau atau tidak.

Mengatur Jadwal Kegiatan dan Menepatinya

Kemandirian tak jauh dari jadwal kegiatan yang tertata dengan rapi. Kebanyakan orang yang tidak mandiri, dia tidak punya jadwal. Anda tak perlu membuat jadwal yang muluk-muluk. Cukup dengan membuat jadwal yang sekiranya bisa di penuhi oleh sang anak.

Dengan adanya jadwal, maka sang anak akan merasa terikat dengan jadwal yang sudah di buat dan di sepakati. Dengan terlaksananya semua jadwal yang sudah di buat, artinya anak sudah bisa mandiri. Hal ini tidak mudah. Namun, bukan berarti tidak bisa di lakukannya.

Demikian tips membentuk pribadi anak agar menjadi pribadi yang mandiri. Memang tidak mudah untuk melaksanakan semuanya. Sahabat cukup melakukannya secara bertahap.

(Rev)