D-8 Halal Expo Indonesia 2026 Perkuat Rantai Pasok Produk Halal Global
1 min read

D-8 Halal Expo Indonesia 2026 Perkuat Rantai Pasok Produk Halal Global

VakansiInfo, Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan bahwa D-8 Halal Expo Indonesia (HEI) 2026 difokuskan untuk memperkuat rantai pasok produk halal di tingkat global sekaligus memperkuat kolaborasi antarnegara anggota Developing Eight (D-8).

Direktur Sosial Budaya dan Kemitraan Strategis Kemlu RI, Ary Aprianto, mengatakan agenda tersebut menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem industri halal dari hulu hingga hilir.

“Tujuan utama D-8 Halal Expo Indonesia adalah mendukung penguatan kerangka rantai pasok halal,” ujar Ary dalam keterangan resminya, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, penguatan tersebut mencakup penyediaan bahan baku, pengembangan kawasan industri halal, sistem logistik, hingga distribusi produk kepada konsumen akhir. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pelatihan, serta pertukaran teknologi guna mendukung produksi halal.

Salah satu komoditas yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan adalah gelatin halal. Ary menjelaskan bahwa kebutuhan pasar terhadap gelatin halal cukup tinggi, sementara sebagian besar bahan bakunya masih berasal dari sumber yang tidak halal.

Baca Juga  UIA Gelar Penyuluhan Halal di Masjid Raya Al-Muhajirin, Dorong Masyarakat Semakin Sadar Produk Halal

“Misalnya, dikembangkan gelatin dari limbah ikan, maka agenda ini diharap dapat menarik pendanaan, kemudian mencari usaha yang siap melakukan proses hilirisasi lebih jauh,” katanya.

Saat ini, penjajakan kerja sama pengembangan produksi gelatin halal telah dilakukan antara Indonesia dan Pakistan. Selain itu, terdapat pembahasan kerja sama antara perusahaan Iran dengan Bio Farma dan Universitas Padjadjaran, serta perusahaan Bangladesh dengan ID FOOD.

Ary menilai penyelenggaraan D-8 Halal Expo Indonesia 2026 semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pengembangan produk dan jasa halal di tingkat global. (Mur)

About The Author