You are currently viewing Menikmati Keindahan Bawah Laut Indonesia dengan Freediving

Vakansiinfo – Freediving atau menyelam bebas termasuk dalam kategori ekstrem water sport. Lantaran memiliki risiko yang cukup tinggi bagi freediver (orang yang melakukan freediving). Meski begitu, olahraga air ini tetap di gemari para pemacu adrenalin, dan potensial di kembangkan di Indonesia. Mengingat, Indonesia selalu menjadi pilihan utama para wisatawan untuk menikmati keindahan bawah laut.

Apa itu Freediving?

Freediving atau freedive merupakan olahraga air mirip dengan menyelam. Namun tanpa menggunakan bantuan alat pernapasan. Saat menyelam ke bawah laut, freediver hanya menggunakan fin (kaki katak), snorkel, dan wetsuit.

Freediving tak sekadar kuat menahan napas di dalam air. Karena tergolong ekstrem water sport, freedive tidak boleh di lakukan asal-asalan. Seorang freediver harus memiliki lisensi resmi yang di keluarkan lembaga terkait, salah satu Freediving Society.

Lisensinya sendiri di bagi menjadi 4 Level. Level 1 dan 2 untuk freediver pemula, sedangkan Level 3 dan 4 khusus untuk lisensi kepelatihan atau instruktur. Untuk lulus di Level Satu, Kita harus memenuhi beberapa syarat terlebih dahulu. Yakni menahan napas selama 2 menit, berenang sejauh 40 meter, dan menyelam hingga kedalaman 14-20 meter.

Durasi dan jarak tersebut akan terus meningkat seiring naiknya level freediving kita. Contoh, pada Level 4 atau master, Sobat Parekraf harus mengetahui ilmu pertolongan, mengajar, dan menyelam hingga kedalaman 40 meter. Dengan lisensi master ini kita bisa menjadi instruktur freediving.

Baca Juga  Menpora Dito Kukuhkan Dan Lepas Kontingen Indonesia Untuk Asian Para Games 2022 Hangzhou

Tidak kalah penting, saat melakukan freediving tidak boleh sendirian. Sangat di sarankan untuk bersama pendamping yang berpengalaman, setingkat lisensi Level 3 dan 4. Tujuannya untuk meminimalkan risiko jika terjadi hal-hal tidak di inginkan saat di bawah air.

Berikut beberapa Spot Freediving Terbaik di Indonesia

Seperti yang sudah di sebutkan di atas, Indonesia sudah di kenal dunia sebagai negara dengan keindahan bawah laut yang memukau. Tak heran kalau ada banyak spot selam dan freediving di Indonesia yang menarik untuk di jelajahi. Berikut beberapa spot freediving terbaik di Indonesia:

Raja Ampat

Salah satu spot freediving terbaik di Indonesia berada di Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat. Bawah laut Raja Ampat tak perlu di ragukan lagi, pernah di nobatkan sebagai Spot Selam Terbaik di Dunia versi CNN (2015), Raja Ampat menyimpan 75% spesies koral dunia, 1.318 spesies ikan, 699 moluska, dan 577 jenis terumbu karang.

Laut Banda

Tidak jauh berbeda dengan Raja Ampat, Laut Banda memiliki keindahan dan keanekaragaman bawah laut yang memukau. Berada di Maluku Tengah, Taman Laut Banda memiliki 310 jenis terumbu karang dan 871 jenis ikan. Tak heran jika taman laut ini sering di sebut surga bawah laut.

Baca Juga  Indonesia Raih Posisi Runner Up di Ajang Asia Junior Sports Exchange Games 2023 Tokyo

Wakatobi

Di kenal dunia setelah Ekspedisi Wallacea (1995). Wakatobi di sebut sebagai kawasan kaya akan spesies koral. Total, dari 850 spesies koral dunia, sekitar 750 di antaranya bisa Sobat Parekraf temukan di perairan Wakatobi. Bahkan, kalau beruntung, kita bisa menemukan lumba-lumba dan penyu saat freediving di Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Taman Laut Bunaken

Spot terbaik lainnya di Indonesia berikutnya berada di Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara. Di sebut sebagai surga bawah laut, taman laut ini menyimpan 90 spesies ikan dan 390 terumbu karang. Bahkan, Taman Laut Bunaken ini juga memiliki hamparan hutan bakau yang luas.

Pulau Weh

Tak hanya di bagian tengah atau timur, kita bisa melakukan freediving di ujung barat Indonesia, yakni Pulau Weh, Sabang. Perairan di pulau ini menjadi rumah bagi terumbu karang dan berbagai spesies ikan, seperti pari dan lumba-lumba. Bahkan, Sabang juga di juluki surga freedive dunia. Pasalnya, rutin di adakan Sabang Freedive Competition setiap tahunnya.

(Tar)