You are currently viewing Tourism Business Recovery in Indonesia and Pangandaran Pasca Pandemic Covid-19 oleh GM Allure Villas by SAHID
  • Post author:

Vakansiinfo, Pangandaran – Industri Pariwisata memiliki peran penting dalam perekonomian di Indonesia khususnya di Pangandaran, Jawa Barat. Setelah datanganya Pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia. Industri pariwisata menjadi salah satu yang terkena dampak paling besar, tak terkecuali di Pangandaran. Industri pariwisata Pangandaran selama ini berkembang dengan baik. Hal ini membuat pemerintah daerah maupun masyarakat berupaya untuk menstabilkan kembali Industri Pariwisata Pangandaran.

General Manager The Allure Villas Managed by SAHID Pangandaran. Bersama dengan The Next Generasi Muda mahasiswa dan mahasiswi Universitas Padjajaran PSDKU Pangandaran. Pada hari Selasa, 12 September 2023 saat Studium Generale. Yang mengusung tema “The Rise of the Tourism Industries in Pangandaran: The Post-Pandemic Recovery Action”. Membahas dan berdiskusi mengenai “Tourism Bussines Recovery In Indonesia and Pangandaran Pasca Pandemic Covid-19”.

Studium Generale ini di adakan di Hall Gedung Akademik 1 PSDKU Pangandaran. Saat ini, yang sedang di lakukan oleh Pangandaran adalah re-build the trust mengenai CHSE ( Cleanliness, Health, Safety, Environment). Untuk megembalikan kepercayaan turis domestik maupun internasional untuk bisa berlibur di Pangandaran. Di mana Pangandaran adalah destinasi wisata terbuka yang menjadi nilai positif untuk para turis domestik dan internasional pasca Pandemi Covid-19.

Baca Juga  The Allure Villas Managed by SAHID Hadirkan Pasar Seafood di Ombak Resto

Tourism Business Recovery in Indonesia and Pangandaran

The Allure Villas Managed by SAHID bekonsep open space destination. Di mana layout dari pada hotel sahid di Pangandaran adalah konsep open space. Mulai dari konsep villa nya, restaurant nya maupun activity tamu selama menginap di villa The Allure Villas Managed by SAHID. Dengan mengutamakan implementasi CHSE, The Allure Villas Managed by SAHID berhasil membuat kepercayaan kepada tamu-tamu yang menginap. Bahwa Pangandaran pada umumnya dan The Allure Villas Managed by SAHID pada khususnya menjalankan standar kesehatan yang telah di tentukan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

”Di Allure Villas sendiri kami menjalankan dan berkolaborasi dengan IHGMA ( Indonesian Hotel General Manager Assosiation ). Untuk bisa tetap berinovasi, berkolaborasi dan beradaptasi dengan perkembangan atau trend pariwisata yang terjadi pada saat ini.” ungkap Muhammad Kamal Setiawan selaku General Manager The Allure Villas Managed by SAHID.
“Kunci sukses yang di terapkan oleh kami adalah “5G”. Yang pertama adalah “GO LOCAL” yaitu membanggakan hasil karya seni, budaya di Pangandaran sebagai nilai jual untuk local maupun international tourist. “GO DIGITAL”, dengan perkembangan zaman Allure pada khususnya sangat peduli dengan perkembangan digital sehingga marketing yang di jalankan berfokus kepada sosial media, baik itu tiktok, intsagram maupun facebook. Yang ketiga adalah “GERCEP” yaitu adalah quick action atau cepat tanggap dengan dunia pariwisata dan berusaha untuk menjadi trendsetter pariwisata pada umumnya dan di pangandaran pada khususnya. “GEBER” yaitu adalah kolaborasi kepada semua stakeholder yang ada di Pangandaran pada khususnya untuk memastikan promosi dan marketing tentang pangandaran sebagai salah satu destinasi terbaik di Jawa Barat. Terakhir adalah ”GASPOL” yaitu mengerjakan semua potensi yang ada di pangandaran pada khususnya sebagai nilai positif atau nilai tambah yang bisa di tonjolkan sebagai bahan promosi destinasi pantai pangandaran di Jawa Barat. ” tutupnya.

(Red)