Seminar Nasional Bahas Peran AI dalam Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan Industri
2 mins read

Seminar Nasional Bahas Peran AI dalam Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan Industri

👁️ 3 views

VakansiInfo, Jakarta – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini mulai memainkan peran penting dalam dunia keselamatan kerja di Indonesia. Hal inilah yang menjadi pembahasan utama dalam Seminar Nasional bertajuk “Peran Artificial Intelligence (AI) dalam Mendukung Penerapan SMK3 dan Process Safety Management (PSM)” yang digelar Majalah Katiga bersama Perkumpulan Profesi Ahli K3 Indonesia (PPAK3I) di Hotel Bidakara, Jakarta.

Seminar ini dihadiri ratusan peserta dari kalangan profesional, akademisi, hingga pimpinan industri yang ingin memahami bagaimana AI dapat membantu menciptakan sistem kerja yang lebih aman, efisien, dan minim risiko kecelakaan.

Berbagai narasumber hadir membagikan pandangan dan pengalaman mereka terkait penerapan AI dalam dunia industri, di antaranya Akademisi sekaligus Ahli AI ITB Prof. Bambang Riyanto Trilaksono, Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Dr. Ir. Taufik Adityawarman, Direktur PT Pertamina Gas Dr. Ir. Indra Pehulisa Sembiring, Direktur PT Pertamina Drilling Service Indonesia Avep Disasmita, serta Direktur PT DSS Indonesia Artyom Kachkovsky.

Baca Juga  Logitech Optimalkan Kolaborasi Karyawan dengan Teknologi AI yang Cerdas

Dalam pemaparannya, para narasumber menilai AI memiliki kemampuan besar dalam membantu perusahaan mendeteksi potensi bahaya lebih cepat melalui sistem predictive safety atau prediksi risiko sebelum kecelakaan benar-benar terjadi.

Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Dr. Ir. Taufik Adityawarman, menjelaskan bahwa teknologi AI mampu membaca anomali data secara real-time sehingga perusahaan dapat mengambil tindakan lebih cepat untuk mencegah insiden kerja.

“AI memiliki kemampuan luar biasa dalam predictive safety untuk membaca anomali data sebelum kecelakaan atau kegagalan proses benar-benar terjadi. Namun secanggih apa pun teknologinya, peran manusia tetap menjadi faktor utama,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa investasi teknologi AI memang membutuhkan biaya, namun manfaatnya jauh lebih besar terutama dalam melindungi keselamatan pekerja dan menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan.

Seminar juga dilanjutkan dengan diskusi panel yang menghadirkan sejumlah praktisi dari sektor energi, sertifikasi, hingga keselamatan kerja nasional. Diskusi membahas pentingnya kesiapan sumber daya manusia, regulasi, hingga keamanan siber dalam mendukung implementasi AI di dunia industri.

Baca Juga  IdeaFest 2026 Angkat Tema “ReHumanize”, Soroti Peran Manusia di Era AI

Ketua Dewan Pengarah Kepanitiaan, Dr. Masjuli, M.K3, menegaskan bahwa penggunaan AI dalam sistem keselamatan kerja kini bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan penting di era industri modern.

“Perusahaan harus mulai melihat AI sebagai bagian dari strategi keselamatan kerja jangka panjang, khususnya untuk sektor industri berisiko tinggi,” katanya.

Sementara itu, CEO Majalah Katiga, Sudirgo Dhj, menyatakan pihaknya akan terus mendorong literasi digital terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3) agar semakin banyak perusahaan memahami manfaat teknologi dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman.

Menurutnya, seminar ini menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran bersama bahwa teknologi dan keselamatan kerja harus berjalan beriringan demi melindungi aset terpenting perusahaan, yaitu manusia. (Eff)

About The Author