kisah persahabatan
Aku Menunggu di Depan Ruang Operasi… Sampai Dokter Mengungkap Kebenaran yang Menghancurkan Hati
Sahabatku Adalah Inspirasiku (Chapter 1 bagian 10) Tamat VakansiInfo – Aku menunduk menatap tangannya yang menggenggam erat tanganku. Kata-katanya terus terngiang di telingaku. Sentuhannya yang hangat menyentuh hingga ke sudut hatiku. Aku mengangkat kepalaku dan menatap matanya. Senyum hangatnya kembali muncul, lebih hangat dari sinar matahari pagi. “Aku ngerti, Thania.” “Bagus! Kalau kamu nggak ngerti, […]
Tangis dan Rindu di Balik Pintu Rumah Sakit: Pertemuan Narvella dan Nathania yang Bikin Hati Remuk
Sahabatku Adalah Inspirasiku (Chapter 1 bagian 7) VakansiInfo – Nathalia menutup pintu dari luar dan pergi ke kamar lain tanpa menimbulkan suara. Di dalam kamar, yang terdengar hanya detak jantungku dan juga suara detak jam. Aku memberanikan diri untuk berjalan mendekat. Nathania menatapku tanpa berkedip. Saat aku berdiri di samping ranjangnya, dia tersenyum lembut. “Halo, […]
Smackdown, Soto, dan Syahwat Fashion (1)
“Arena WrestleMania dan awal mula mimpi kaos lebaran.” VakansiInfo – Alkisah, pada zaman dahulu kala— Ah, enggak. Ini bukan dongeng Picantrupus Erectus yang hidup di gua dan makan umbi-umbian. Ini kisah bocah-bocah generasi 80–90-an, yang malam Ramadannya nggak diisi buka puasa bareng keluarga selebgram. Nggak ada TikTok. Nggak ada live jualan. Yang ada cuma satu […]
Misi Kano Part II: Loading 99% di Kalimalang (8)
Memoar Kano di Kalimalang tentang Teman, Tempo, dan Hidup yang Nggak Butuh Teori VakansiInfo – Kano gue masih nempel beton. Nempel yang bikin malu. Malu jenis spesifik— kayak sepatu nyangkut di got pas lagi sok santai, dan lo sadar ada yang liat. Muter dikit. Duk. Geser. Duk lagi. Di situ gue langsung paham: ini hari […]
Di Antara Dentuman Bass dan Lampu Neon, Ada Luka yang Terselip di JI-Expo (4)
VakansiInfo – Kita semua udah sampai di venue. Lampu mulai kerlap-kerlip, musiknya ngocok isi perut, dan kaki-kaki mulai punya kemauan sendiri. Di antara euforia itu, gue sempet minggir sebentar. “Ra, lu tunggu sini dulu, ya.” Gue nyolek Wara. Dia cuma ngangguk, matanya udah sibuk ngikutin irama. Gue jalan pelan ke arah belakang, ke tempat ada […]
